Api Karhutla Sempat Mendekati Permukiman, Kapolsek Kerahkan Tim Gabungan

oleh -468 Dilihat
oleh
Api Karhutla Sempat Mendekati Permukiman, Kapolsek Kerahkan Tim Gabungan

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Guru Besar, Gang Sekudol, RT 33, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, menghanguskan sekitar 10 hektare lahan semak belukar. Kebakaran yang terjadi pada Selasa (13/10/2026) tersebut sempat meluas hingga mendekati permukiman warga akibat tiupan angin kencang dan kondisi lahan gambut.

Personel gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, relawan, serta sejumlah unsur masyarakat dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung hingga menjelang tengah malam karena akses jalan menuju titik api sulit dijangkau.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat mengenai kebakaran di kawasan tersebut sekitar pukul 15.25 Wita.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area permukiman. Kondisi angin kencang dan karakteristik lahan gambut menjadi tantangan dalam proses penanganan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, api diduga berasal dari pembakaran yang dilakukan oleh orang tidak dikenal. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

Tim gabungan mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 16.10 Wita. Api berangsur dapat dikendalikan pada malam hari, meskipun sejumlah titik di bagian tengah lahan masih mengeluarkan asap dan diduga menyimpan bara di bawah permukaan tanah.

Pemadaman akhirnya berhasil dilakukan sekitar pukul 23.58 Wita. Meski demikian, petugas tetap mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api akibat bara yang masih tersisa dan pengaruh angin.

Dalam penanganan tersebut, tim menggunakan sejumlah sarana pendukung, antara lain mobil pemadam kebakaran BPBD, kendaraan penyuplai air dari Kecamatan Sangatta Utara, unit pemadam kebakaran PT Kaltim Prima Coal (KPC), serta ambulans PMI Siaga 119.

Personel yang terlibat berasal dari Polsek Sangatta Utara, Polres Kutai Timur, Koramil Sangatta Utara, Yonif TP 879 Bengalon, BPBD Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, Satpol PP, Laskar Kebangkitan Kutai (LKK), GEPAK, Saka Wana Bakti, serta Pramuka Peduli.

AKP Bambang Eko menegaskan, pemantauan dan antisipasi lanjutan diperlukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali membesar, khususnya di bagian lahan yang sulit dijangkau petugas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di kawasan gambut dan lahan kering yang mudah terbakar saat tertiup angin.

“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah karhutla. Kami mengimbau warga segera melaporkan apabila melihat titik api atau aktivitas pembakaran lahan agar dapat segera ditangani sebelum kebakaran meluas,” tegasnya.

Dalam kejadian tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian personel. Sementara itu, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare dan penyebab kebakaran masih didalami.