Bimtek Karhutla di Tanjung Labu Perkuat Sinergi Pencegahan dan Respons

oleh -199 Dilihat
oleh
Bimtek Karhutla di Tanjung Labu Perkuat Sinergi Pencegahan dan Respons

KUTIMPOST.COM, Rantau Pulung – Pemerintah Desa Tanjung Labu, Kecamatan Rantau Pulung, Kutai Timur, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kegiatan bimbingan teknis (bimtek) penanganan karhutla di Balai Desa Tanjung Labu.

Kepala Desa Tanjung Labu, Sunarwati, mengatakan penanganan karhutla membutuhkan kerja sama lintas sektor, mulai dari tingkat masyarakat hingga pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pencegahan, deteksi dini, hingga penanganan ketika kebakaran terjadi.

“Bimtek ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kerja sama antara tim relawan, RT, pemerintah desa, kecamatan hingga BPBD Kutai Timur dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla,” ujar Sunarwati.

Kegiatan tersebut dihadiri tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, jajaran Kecamatan Rantau Pulung, Pemerintah Desa Tanjung Labu, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Tim Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur lembaga desa.

Sunarwati menegaskan, kesiapan personel harus dibarengi dengan dukungan peralatan yang memadai. Karena itu, kerja sama untuk memenuhi kebutuhan peralatan mekanis maupun manual menjadi salah satu perhatian dalam upaya memperkuat kemampuan penanganan karhutla di tingkat desa.

Selain kesiapan sarana, koordinasi lintas sektoral juga dinilai menjadi kunci untuk meminimalisir potensi terjadinya karhutla. Setiap unsur diharapkan memahami peran masing-masing sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat ketika muncul indikasi kebakaran.

“Penanganan karhutla harus berfokus pada pencegahan dini, deteksi cepat titik panas, serta sinergi antara pemerintah, aparat dan masyarakat. Penggunaan teknologi dan teknik pemadaman yang tepat sasaran juga menjadi bagian penting dalam penanganannya,” jelasnya.

Bimtek tersebut melibatkan Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, serta Tim Relawan MPA.

Sunarwati menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kutai Timur atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan memberikan tambahan pengetahuan dan kemampuan bagi perangkat desa, relawan, serta masyarakat dalam melakukan mitigasi dan penanganan awal bencana.

“Atas nama Pemerintah Desa dan seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPBD atas penyelenggaraan bimtek ini. Melalui kegiatan ini, kapasitas perangkat desa, tim relawan dan masyarakat kami semakin meningkat dalam memahami langkah mitigasi serta penanganan awal bencana secara cepat dan tepat,” katanya.

Ia menambahkan, hasil bimtek akan ditindaklanjuti dengan memperkuat sinergi dan pembagian peran di tingkat desa. Langkah tersebut diharapkan dapat membangun kesiapsiagaan masyarakat sekaligus mendorong Tanjung Labu menjadi desa yang tanggap terhadap bencana.

“Kami siap memperkuat sinergi, mengalokasikan peran di tingkat desa, dan menindaklanjuti hasil pelatihan ini agar Desa Tanjung Labu semakin siap siaga menjadi Desa Tanggap Bencana,” pungkas Sunarwati.