KUTIMPOST.COM, Sangatta – Polsek Sangatta Utara memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan dalam kondisi aman. Kepastian tersebut diperoleh setelah personel melakukan monitoring dan pengecekan langsung ke delapan SPBU, APMS, dan Pertashop, Minggu (26/7/2026). Hasilnya, tidak ditemukan adanya indikasi kecurangan niaga maupun gangguan distribusi BBM.
Monitoring dilakukan di sejumlah titik penyaluran BBM, di antaranya SPBU PT Tunas Keluarga Mandiri di Jalan APT Pranoto, SPBU PT Hasnawi Sejahtera di Jalan Yos Sudarso II, SPBU PT Sehati Sangatta di Jalan Soekarno-Hatta, SPBU PT Sunandar Jaya Mandiri di Jalan AW Syahrani, APMS SPBU Sehati Sangatta, Pertashop PT Hasnawi Sejahtera, Pertashop CV Berkah Alam Borneo, hingga SPBU PT Sehati Kutim di Jalan Abdul Muis, Sangatta Selatan.
Dari hasil pengecekan, stok BBM jenis Pertalite, Pertamax, Solar, Dexlite, Pertamax Turbo hingga Pertamina Dex masih tersedia dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, sebagian SPBU masih menunggu persetujuan pengiriman dari Pertamina untuk pasokan berikutnya.
Selain memeriksa stok, petugas juga melakukan wawancara dengan pengelola SPBU. Hasil monitoring menunjukkan adanya potensi peningkatan antrean pada jalur pengisian Pertalite menyusul kenaikan harga Pertamax. Kondisi tersebut diperkirakan dapat mendorong sebagian pengguna kendaraan beralih menggunakan BBM bersubsidi.
Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan kegiatan monitoring rutin dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar sekaligus mengantisipasi adanya penyimpangan di lapangan.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh BBM. Dari hasil pengecekan di seluruh titik penyaluran, stok BBM masih aman dan hingga saat ini tidak ditemukan adanya kecurangan niaga maupun praktik penimbunan. Pengawasan akan terus kami lakukan secara berkala,” ujar AKP Bambang Eko.
Ia menambahkan, pihaknya juga mengingatkan seluruh operator SPBU agar melayani konsumen sesuai ketentuan dan tidak melayani pengisian berulang yang berpotensi disalahgunakan oleh oknum tertentu.
“Kami mengimbau seluruh pengelola SPBU untuk tetap mematuhi aturan penyaluran BBM, memberikan pelayanan secara tertib, serta mencegah praktik pengisian berulang atau pengetap. Langkah ini penting agar distribusi BBM tetap tepat sasaran dan masyarakat memperoleh pelayanan yang adil,” tegasnya.
Berdasarkan hasil monitoring, situasi di seluruh SPBU yang diperiksa berlangsung aman dan kondusif. Aktivitas penyaluran BBM berjalan normal, stok masih mencukupi, serta belum ditemukan adanya penyimpangan distribusi maupun kecurangan dalam penjualan BBM.
Polisi memastikan pengawasan terhadap SPBU di wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan akan terus dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.
