Kades Suarga Bara Serukan Warga Hentikan Pembakaran, Cegah Karhutla Sejak Dini

oleh -99 Dilihat
oleh
Kades Suarga Bara Serukan Warga Hentikan Pembakaran, Cegah Karhutla Sejak Dini

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Kepala Desa Suarga Bara, Wahyudin Usman, menyerukan kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, kebun maupun semak belukar sebagai upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Imbauan tersebut disampaikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran yang dapat dipicu oleh aktivitas pembakaran, terutama pada kondisi lingkungan dan vegetasi yang kering. Wahyudin menekankan, tindakan pencegahan harus dilakukan bersama-sama agar kebakaran tidak terjadi dan meluas ke kawasan lain.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam melakukan berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan api. Pembakaran sampah maupun bahan lainnya, khususnya di sekitar vegetasi kering, harus dihindari karena api dapat dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan.

“Kami mengajak seluruh warga Desa Suarga Bara untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, kebun ataupun semak belukar. Kita harus bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran di wilayah kita,” ujar Wahyudin Usman.

Ia mengatakan, kelalaian kecil dapat menimbulkan dampak besar apabila api tidak segera dikendalikan. Karena itu, warga diminta tidak membuang sumber api sembarangan dan menghindari segala bentuk aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

“Kita juga harus berhati-hati terhadap segala sesuatu yang dapat menimbulkan atau memicu terjadinya kebakaran. Hindari membakar sampah atau apa pun di dekat vegetasi yang kering, karena dapat membuat kebakaran semakin meluas,” tegasnya.

Selain mencegah munculnya api, masyarakat juga diminta untuk berperan aktif apabila melihat titik api atau tanda-tanda kebakaran. Wahyudin meminta warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat maupun pihak yang berwenang agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

“Apabila terjadi atau melihat adanya titik api ataupun tanda-tanda kebakaran, segera laporkan kepada pihak yang berwajib atau aparat setempat,” katanya.

Wahyudin menegaskan, upaya mencegah karhutla membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat. Menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga tugas bersama seluruh warga.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas pembakaran, risiko terjadinya karhutla diharapkan dapat ditekan. Pemerintah Desa Suarga Bara pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dan mengambil peran dalam pencegahan kebakaran.

“Mari sama-sama kita jaga lingkungan dan cegah kebakaran hutan serta lahan di wilayah kita,” pungkasnya.