Karhutla 6 Hektare, Polsek Sangatta Utara Turun Padamkan Api

oleh -27 Dilihat
oleh
Karhutla 6 Hektare, Polsek Sangatta Utara Turun Padamkan Api

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Jalan KH Abdullah, Gang Sehati II hingga Gang Buntu RT 34, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Minggu (20/9/2026).

Titik api kembali terpantau sekitar pukul 14.46 WITA. Kobaran api diduga berasal dari sisa karhutla sebelumnya yang kembali menyala dan kemudian membakar semak serta ilalang kering di kawasan yang merupakan lahan gambut.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, kondisi angin kencang turut memengaruhi penyebaran api hingga melebar ke arah Gang Buntu RT 34.

“Api kembali muncul dari sisa kebakaran sebelumnya. Kondisi lahan yang kering, ditambah angin kencang, menyebabkan api berpotensi melebar sehingga tim langsung melakukan penanganan di lokasi,” ujar AKP Bambang Eko.

Personel gabungan tiba di titik api sekitar pukul 14.58 WITA. Pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 15.30 WITA dengan melibatkan unsur TNI-Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api (MPA), relawan dan sejumlah unsur terkait.

Hingga sekitar pukul 17.28 WITA, api secara bertahap berhasil diantisipasi. Namun, sejumlah titik di bagian dalam lahan yang sulit dijangkau masih mengeluarkan asap. Tim kemudian melakukan penyiraman dan penyekatan untuk mencegah api kembali menjalar.

Luas lahan semak belukar yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 6 hektare. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiel yang dilaporkan. Sementara penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Penanganan dilakukan dengan dukungan sejumlah armada, antara lain mobil pemadam BPBD Kabupaten Kutai Timur, kendaraan suplai air Kecamatan Sangatta Utara, unit pemadam Yonif TP 879 Bengalon, serta armada pemadam lainnya. Ambulans Siaga 119 juga disiagakan di lokasi.

Puluhan personel gabungan diterjunkan dalam penanganan tersebut, terdiri dari Polsek Sangatta Utara, BKO Brimob, Yonif TP 879 Bengalon, BPBD, Laskar Kebangkitan Kutai, Satpol PP, Tagana, Saka Wana Bakti dan Pramuka Peduli.

Kapolsek Sangatta Utara mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan lahan gambut dan semak yang kondisinya mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila melihat titik api atau asap di sekitar permukiman maupun kawasan rawan karhutla,” tegasnya.

Hingga sekitar pukul 19.50 WITA, tim gabungan kembali menuju Gang Buntu RT 34 untuk melakukan pemadaman terhadap titik api yang masih menyala. Di bagian tengah lahan masih ditemukan asap yang diduga berasal dari bara di bawah permukaan tanah.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena api berpotensi kembali muncul apabila bara bawah permukaan terkena angin dan kondisi lahan tetap kering. Tim gabungan pun melakukan penyekatan dan pendinginan sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali meluas.