Karhutla di Sangatta Utara Meluas, 5 Hektare Lahan Terbakar

oleh -1538 Dilihat
oleh
Karhutla di Sangatta Utara Meluas, 5 Hektare Lahan Terbakar

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di Jalan Guru Besar, Gang Cipta Karya RT 34, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (23/10/2026). Kebakaran menghanguskan sekitar lima hektare lahan semak belukar dan sempat meluas akibat tiupan angin kencang.

Penanganan melibatkan personel Polsek Sangatta Utara, Polres Kutai Timur, Bhabinkamtibmas, Koramil, BPBD, Laskar Kebangkitan Kutai (LKK), MPA Kecamatan Sangatta Utara, personel Yonif TP, relawan, dan masyarakat. Hingga pukul 19.10 Wita, api masih menyala di bagian tengah lahan yang sulit dijangkau petugas.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, penanganan karhutla dilakukan bersama sejumlah unsur terkait untuk mengendalikan api dan mencegah kebakaran meluas ke kawasan permukiman, khususnya arah Perumahan Korpri.

“Personel gabungan terus berupaya mengendalikan kebakaran dan mengantisipasi agar api tidak meluas ke permukiman warga. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan karena berisiko menimbulkan kebakaran yang lebih besar,” ujar Bambang.

Dari pantauan petugas di lapangan, titik api pertama kali terpantau sekitar pukul 15.08 Wita. Personel gabungan tiba di lokasi pada pukul 15.30 Wita dan mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 15.50 Wita.

Namun, sekitar pukul 16.10 Wita, api semakin meluas akibat terpaan angin kencang dan bergerak menuju semak belukar serta mengarah ke Perumahan Korpri. Petugas kemudian berupaya mengendalikan titik api di Gang Cipta Karya.

Pada pukul 18.45 Wita, titik api di lokasi tersebut dilaporkan berhasil dikendalikan. Meski demikian, petugas masih menghadapi kendala karena sebagian titik api berada di area yang sulit dijangkau kendaraan pemadam. Tim juga melakukan survei jalur untuk melanjutkan pemadaman di area yang mengarah ke Perumahan Korpri.

Sejumlah armada dikerahkan, di antaranya mobil pemadam BPBD, mobil pemadam Yonif TP 189 Bengalon, kendaraan suplai air dari Lanal, serta beberapa kendaraan pemadam dan suplai air dari Kecamatan Sangatta Utara.

Laporan sementara menyebutkan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil. Luas lahan semak belukar yang terbakar diperkirakan mencapai lima hektare. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Selain akses jalan yang sulit dijangkau, petugas menghadapi gangguan sinyal komunikasi di lokasi kejadian. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam koordinasi dan proses pemadaman.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko kebakaran meluas ke permukiman dapat ditekan.