KUTIMPOST.COM, Sangatta – Personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 879/Rangkok Cakti bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur dan pemadam kebakaran (Damkar) bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Giri Besar, Sangatta Utara, Senin malam (31/8/2026).
Sebanyak 29 personel Yonif TP 879/Rangkok Cakti dikerahkan menuju lokasi dengan satu unit kendaraan pemadam kebakaran. Pasukan yang dipimpin Letda Inf Dwie tersebut bergerak dari Pos Karhutla BPBD Kutai Timur sekitar pukul 22.40 WITA setelah menerima informasi adanya kebakaran.
Setibanya di lokasi, personel Yonif TP 879/Rangkok Cakti langsung bergabung dengan BPBD, Damkar dan LKK setempat untuk melakukan pemadaman serta pengendalian api. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran meluas ke area lain.
Proses pemadaman berlangsung pada malam hingga dini hari. Petugas menggelar selang pemadam dan mengarahkan semprotan air ke sejumlah titik api yang masih aktif. Kepulan asap tebal juga terlihat di sekitar lokasi selama proses penanganan.
Komandan Yonif TP 879/Rangkok Cakti, Letkol Inf Taufan Hendryanto Siswoyo, mengatakan kesiapsiagaan personel menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan karhutla.
“Yonif TP 879/Rangkok Cakti akan selalu siap dikerahkan untuk membantu penanganan karhutla di wilayah Kutai Timur,” tegasnya.
Menurutnya, personel Yonif TP 879/Rangkok Cakti telah disiagakan di Pos Karhutla BPBD Kutai Timur sejak beberapa hari sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan agar personel dapat segera bergerak ketika terjadi kebakaran.
“Ketika terjadi kebakaran, personel dapat segera bergerak dan memberikan bantuan bersama unsur terkait,” ujarnya.
Pemadaman dilakukan secara berkelanjutan hingga kobaran api berhasil dikendalikan pada dini hari. Setelah kondisi dinyatakan aman, personel Yonif TP 879/Rangkok Cakti kembali ke Pos Karhutla BPBD Kutai Timur sekitar pukul 04.00 WITA.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait. Tidak ada informasi mengenai korban dalam kejadian tersebut.
Komandan Brigif TP 32/Mangkalihat, Kolonel Inf Agussalim Tuo, turut mengapresiasi respons cepat dan kesiapsiagaan personel Yonif TP 879/Rangkok Cakti dalam membantu penanganan karhutla.
Menurutnya, koordinasi antara TNI, BPBD, Damkar dan unsur terkait menjadi faktor penting dalam menghadapi potensi karhutla, terutama ketika kebakaran membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
Sinergi lintas sektor tersebut sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah bersama TNI dalam mengantisipasi dan menanggulangi karhutla di wilayah Kabupaten Kutai Timur.
