Kapolsek Sangatta Utara Edukasi 1.398 Pelajar soal Tertib Berlalu Lintas

oleh -39 Dilihat
oleh
Kapolsek Sangatta Utara Edukasi 1.398 Pelajar soal Tertib Berlalu Lintas
banner 1024x768

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Polsek Sangatta Utara mengedukasi 1.398 pelajar SMP Negeri 1 Sangatta Utara tentang keselamatan berlalu lintas dan kenakalan remaja, Senin (2/11/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan untuk meningkatkan kesadaran hukum sejak usia sekolah.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko memimpin langsung kegiatan Police Goes to School yang berlangsung di lapangan SMPN 1 Sangatta Utara, Kelurahan Teluk Lingga, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Sebanyak 1.398 siswa kelas X, XI, dan XII serta 65 guru mengikuti penyuluhan tersebut. Dalam kegiatan itu, Bambang Eko didampingi Ps Kanit Binmas Polsek Sangatta Utara Aiptu Safarudin Nor.

Materi penyuluhan meliputi aturan berlalu lintas, keselamatan berkendara, pencegahan kenakalan remaja, serta penggunaan media sosial secara bijak.

AKP Bambang Eko menegaskan, pemahaman tentang keselamatan berkendara perlu ditanamkan sejak dini. Ia mengingatkan pelajar agar tidak mengendarai sepeda motor sebelum memenuhi persyaratan usia dan ketentuan hukum.

“Kami mengingatkan para pelajar agar selalu mematuhi aturan lalu lintas. Jangan memaksakan diri mengendarai sepeda motor jika belum memenuhi persyaratan usia. Keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya harus menjadi perhatian utama,” tegas Bambang Eko.

Selain tertib berlalu lintas, ia juga mengajak pelajar menjauhi kenakalan remaja yang dapat mengganggu pendidikan dan masa depan mereka.

Menurutnya, perkembangan teknologi juga menuntut pelajar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Setiap informasi yang diterima perlu diperiksa sebelum dibagikan.

“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan mudah percaya terhadap berita yang belum jelas kebenarannya. Lakukan verifikasi melalui sumber terpercaya agar tidak ikut menyebarkan informasi bohong yang dapat menimbulkan keresahan,” pesannya.

Bambang Eko menjelaskan, program Polisi Peduli Pendidikan menjadi sarana membangun komunikasi antara kepolisian, guru, dan pelajar. Melalui edukasi langsung di sekolah, Polri ingin meningkatkan pemahaman hukum sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan tertib.

Ia berharap para pelajar dapat menerapkan materi penyuluhan dalam kehidupan sehari-hari, baik saat berada di lingkungan sekolah maupun ketika beraktivitas di masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan sekaligus mendukung tagline Polisi Bersama Masyarakat dalam membangun keamanan dan ketertiban bersama.

No More Posts Available.

No more pages to load.