Faizal, Minta Pemkab Pastikan Insentif Sertifikasi Guru Tak Tertunda

oleh -
Faizal, Minta Pemkab Pastikan Insentif Sertifikasi Guru Tak Tertunda

SANGATTA, Post.com – Faizal, minta Pemkab pastikan Insentif Sertifikasi Guru tak tertunda. Faizal Rachman,menyampaikan terkait permasalahan ini ia memastikan jika nasib guru di daerah pemilihannya untuk mendapatkan haknya.

Dirinya menyebutkan, jika insentif sertifikasi guru untuk bulan November dan Desember tahun 2020 yang lalu belum dibayarkan.

Pasalnya, Insentif sertifikasi guru untuk bulan November dan Desember tahun 2020 lalu ternyata tertunggak. Sehingga para guru pun bertanya-tanya mengenai kepastian cairnya dana tersebut.

Hal ini disampaikanya saat ditemui awak media usai mengikuti Pengantar Alih Tugas Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Timur di ruang Meranti pada (01/03/2021).

Baca Juga :  Parlemen Kutim Siap Kawal Hasil Musrembang

Lanjutnya ,“Saya sudah ketemu dengan Kepala Dinas Pendidikan, saya tanyakan, ternyata informasinya ini dari pusat. Padahal harapan mereka (guru) itu intstif sebagai harapan mereka untuk dapat penghasilan tambahan, harapan mereka ini tidak hilang,” ungkap Faizal.

“Nah tadi saya juga tanyakan (ke Kadisdik), ternyata belum ada kejelasan mau dibayarkan atau tidak, informasinya dipotong dari pusat,” jelasnya.

Kemudian , Untuk mengklarifikasi permaslahan itu, dirinya juga menanyakan hal serupa kepada rekannya yang berprofesi guru di pulau jawa. Berdasarkan keterangannya, jika insentif sertifikasi hanya bulan Desember yang belum dibayar dan itu akan dialokasikan pada tahun 2021 ini.

Baca Juga :  Hasbullah Sampaikan Pandangan Umum Fraksi di RPJMD Kutim

Faizal mengharapkan, “Mudah-mudahan harapan kita, di Kutai Timur ini bisa sama. Paling tidak bisa dikejar karena ini hak mereka, insentif sertifikasi ini tambahan penghasilan untuk guru-guru kita. Harapannya November dan Desember ini tidak hilang, jika belum dibayar bisa dirapel masuk di tahun 2021 ini,”

“Dengan Pemerintahan yang baru ini, harapannya bisa memperhatikan nasib guru, Terlebih saat ini paham betul akan profesi guru, serta menginginkan penataan Kutai Timur untuk semua yang lebih baik. Tutupnya. (ADV.IVN)