Diskominfo Staper Kutim Perkenalkan Program SIKAT

oleh -674 Dilihat
oleh

Sangatta – Akses internet untuk sektor pendidikan kembali menjadi fokus Pemerintah Kutai Timur setelah Diskominfo Staper memperkenalkan Program SIKAT atau Strategi Internet Kutai Timur Aman dan Terkelola, Rabu 19 November 2025.

Program ini menyasar peningkatan layanan konektivitas untuk sekolah-sekolah yang hingga kini masih kesulitan jaringan internet. Kondisi tersebut dinilai menghambat digitalisasi pembelajaran yang tengah digencarkan pemerintah.

Kepala Diskominfo Staper, Ronny Bonar, mengatakan saat ini ratusan sekolah masih berjuang mendapatkan akses internet.

“Dari 694 sekolah yang ada, baru sekitar 191 yang pernah terlayani internet gratis, itupun sudah terhenti. Artinya masih banyak sekolah kita yang belum menikmati konektivitas memadai,” ujarnya.

Ia menyebut hambatan tersebut berdampak pada pelayanan pendidikan digital, termasuk ANBK yang membutuhkan jaringan stabil.

Ronny menjelaskan bahwa SIKAT dibangun dengan sistem yang memastikan penggunaan internet lebih efektif dan aman, melalui pemantauan terpusat, manajemen bandwidth, serta pembatasan konten negatif.

“Sistem ini memastikan internet di sekolah digunakan untuk pembelajaran, bukan aktivitas lain yang tidak bermanfaat,” tegasnya.

Kepala Bidang Infrastruktur TIK dan Persandian, Sulisman, menambahkan tahap awal akan memasang layanan internet pada 10 sekolah dalam dua bulan pertama, kemudian dilakukan evaluasi dan perluasan layanan.

Sementara itu, Kepala SDN 014 Sangatta Utara, Mulhatim, menyampaikan terima kasih atas dukungan ini, terutama bagi sekolah yang sedang mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi.

Peluncuran program ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses internet pendidikan, sehingga penguatan kualitas SDM di Kutim dapat berjalan lebih optimal. (ADV)

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.