Disperindag Kutim Minta Seluruh OPD Dukung Penyaluran BBM Bagi Nelayan dan Petani

oleh -785 Dilihat
oleh

Sangatta – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur meminta dukungan lintas instansi untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama nelayan dan kelompok tani, selama masa transisi menuju penerapan aplikasi XSTAR. Hal itu disampaikan oleh perwakilan Disperindag, Achmad Dony Efriyadi, dalam rapat pembahasan BBM bersama DPRD Kutim, Selasa (18/11/2025).

Dalam forum tersebut, Dony menekankan bahwa kebutuhan BBM sektor produktif tidak boleh terganggu, terutama karena banyak kelompok tani dan nelayan sangat bergantung pada BBM bersubsidi untuk aktivitas harian. “Kami sangat mengharapkan dukungan OPD agar dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat Kutai Timur, termasuk nelayan dan sektor lain yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa perubahan mekanisme dari surat rekomendasi menuju aplikasi XSTAR membuat sebagian masyarakat tidak bisa membeli BBM karena persyaratan belum lengkap. Karena itu, kolaborasi OPD menjadi penting untuk mempercepat verifikasi data masyarakat dan memastikan mereka tidak kehilangan hak saat proses administrasi berlangsung. “Usulan-usulan terkait kebutuhan masyarakat akan kami sampaikan kepada provinsi dan BPH Migas agar mendapat perhatian lebih lanjut,” tutur Dony.

Menurutnya, Disperindag juga memantau dinamika pasokan BBM di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa keterlambatan kapal tanker pengangkut Pertamax sempat menyebabkan pengguna kendaraan beralih ke Pertalite, sehingga lonjakan konsumsi tidak terhindarkan. Jika tidak diantisipasi, kondisi itu bisa memicu antrean panjang.

Dony berharap rapat tersebut menjadi langkah awal pembenahan sistem distribusi BBM di Kutai Timur agar lebih tepat sasaran, terutama melalui integrasi data aplikasi XSTAR.

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.