Kapolsek Sangatta Utara Ungkap Penyebab Karhutla di Sangatta Selatan

oleh -8 Dilihat
oleh
Kapolsek Sangatta Utara Pimpin Penanganan Karhutla 2 Hektare di Sangatta Selatan

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Kapolsek Sangatta Utara Pimpin Penanganan Karhutla 2 Hektare di Sangatta Selatan. Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghanguskan sekitar dua hektare lahan di Jalan Poros Sangatta–Bontang Kilometer 12, RT 03, Desa Sangatta Selatan, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (27/10/2026).

Kapolsek Sangatta Utara, AKP Bambang Eko, menyampaikan bahwa tim siaga gabungan bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran pada pukul 15.15 Wita. Petugas tiba di lokasi dan mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 15.35 Wita hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 20.00 Wita.

“Penanganan Karhutla dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur. Api berhasil dipadamkan pada pukul 20.00 Wita dan situasi di lokasi terpantau aman,” ujar Bambang.

Berdasarkan laporan di lapangan, kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran lahan oleh masyarakat. Praktik tersebut berisiko menyebabkan api meluas dan mengancam permukiman warga di sekitarnya.

Pemadaman melibatkan personel Yonif TP 879, Bhabinsa, Polsubsektor Sangatta Selatan, Brimob Mabes PAS II, Laskar Kebangkitan Kutai (LKK), BPBD Kutai Timur, Kecamatan Sangatta Selatan, serta Lanal Sangatta.

Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan dua unit mobil BPBD Kutai Timur, satu unit tangki suplai pemadam kebakaran Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, serta satu unit pikap Rangga milik Kecamatan Sangatta Utara dengan tandon berkapasitas 1.200 liter.

Selain melakukan pemadaman, petugas melaksanakan patroli karhutla dan menindaklanjuti laporan masyarakat. Koordinasi lintas instansi juga dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan efektif.

Akibat kejadian tersebut, sekitar dua hektare lahan terbakar. Namun, berdasarkan laporan petugas, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil.

Kapolsek Sangatta Utara mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepatnya dan tidak meluas.

No More Posts Available.

No more pages to load.