TP PKK Kutim Fokus Perkuat Kader dan Peran Dasawisma

oleh -3 Dilihat
oleh

Sangatta – Ketua Tim Penggerak PKK Kutai Timur, Siti Robiah Ardiansyah, menegaskan bahwa adaptasi dan inovasi menjadi syarat penting agar PKK semakin kuat berperan dalam pembangunan masyarakat. Hal itu ia sampaikan dalam puncak peringatan HKG PKK Ke-53 yang digelar di Bukit Pelangi, Kamis (27/11/2025).

Menurutnya, perjalanan PKK yang berawal dari gerakan home economic tahun 1957 hingga menjadi gerakan nasional telah membuktikan bahwa PKK merupakan kekuatan sosial besar.

“PKK bukan sekadar organisasi perempuan, tetapi agen perubahan yang menggerakkan kemandirian dan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.

Robiah menyampaikan bahwa PKK harus mengambil bagian dalam mewujudkan lima dari delapan prioritas nasional Asta Cita, mulai dari penguatan ideologi Pancasila hingga kemandirian ekonomi keluarga. Ia menambahkan bahwa dukungan regulasi pemerintah dan fasilitasi anggaran harus dimaksimalkan oleh seluruh pengurus hingga tingkat dasawisma.

Meski demikian ia mengakui masih adanya kesenjangan anggaran di desa. “Baru sekitar 46 persen desa yang menganggarkan pembinaan PKK melalui APBDes. Ini menjadi perhatian bersama agar peran PKK lebih optimal,” ucapnya.

Ia mendorong penguatan kompetensi kader melalui pelatihan dan pemanfaatan teknologi digital, serta meningkatkan aksi pencegahan stunting dan gerakan pangan lokal.

“Ke depan PKK harus semakin profesional, adaptif, dan kolaboratif,” katanya.

Robiah berharap momentum HKG PKK dapat menjadi penyemangat bagi seluruh kader untuk terus memperluas dampak di tengah masyarakat. (Adv)

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.