Bupati Kutim dan Dankodaeral XIII Perkuat Sinergi Pengamanan Laut, Soroti ALKI II

oleh -54 Dilihat
oleh
Bupati Kutim dan Dankodaeral XIII Perkuat Sinergi Pengamanan Laut, Soroti ALKI II
banner 1024x768

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menerima kunjungan kerja dan silaturahmi Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, Sangatta Utara, Kamis (5/11/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut, khususnya dalam menjaga keamanan wilayah perairan, mengembangkan potensi maritim, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dankodaeral XIII beserta rombongan. Ia berharap pertemuan tersebut mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meningkatkan koordinasi dalam menjaga wilayah laut Kutai Timur.

Ardiansyah menjelaskan, Kutai Timur memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan hingga kelautan. Daerah ini juga memiliki garis pantai sekitar 500 kilometer dan berada pada jalur strategis Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.

“Posisi strategis Kutai Timur pada jalur ALKI II membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam aspek keamanan dan pengawasan wilayah perairan,” ujar Ardiansyah.

Ia juga menyoroti tingginya aktivitas kapal yang melintasi perairan Kutim. Menurutnya, pengawasan maritim perlu diperkuat seiring meningkatnya investasi dan kebutuhan transportasi laut untuk mendukung kegiatan industri.

Selain keamanan laut, Pemkab Kutim terus mendorong pengembangan sektor pertanian dengan target perluasan lahan persawahan hingga 20.000 hektare pada 2029. Pemerintah daerah juga mengembangkan kawasan industri dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) untuk meningkatkan investasi serta perekonomian daerah.

Bupati turut mengapresiasi kerja sama TNI AL melalui program Kampung Bahari Nusantara yang telah dikembangkan di tiga desa. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemberdayaan ekonomi, kesejahteraan, dan wawasan kebangsaan masyarakat pesisir.

Sementara itu, Dankodaeral XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji menyampaikan terima kasih atas sambutan Bupati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kutim.

Ia menjelaskan, wilayah kerja Kodaeral XIII mencakup Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Kehadiran TNI AL tidak hanya menjalankan tugas pengamanan perairan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.

Sumarji menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan fasilitas Lanal Sangatta, termasuk fasilitas pelabuhan dan dermaga untuk menunjang operasional kapal serta patroli pengamanan laut.

Ia juga menyoroti potensi ancaman di jalur ALKI II, termasuk aktivitas kendaraan bawah air berawak maupun tanpa awak. Karena itu, peningkatan sarana pengawasan menggunakan teknologi pendeteksi bawah air seperti sonar menjadi perhatian penting.

“Kami berharap sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus ditingkatkan, termasuk dalam pengembangan Kampung Bahari Nusantara dan Kampung Nelayan Merah Putih untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujar Dankodaeral XIII.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kutim Jimmi, Dandim 0909/KTM Letkol Czi Zaenal Abidin, Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Yahya Yunarko, Wakapolres Kutim Kompol Anton Saman, serta jajaran Forkopimda dan organisasi perangkat daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.