Camat Sangatta Utara Perkuat Peran MPA, Siapkan Patroli Harian Cegah Karhutla

oleh -2 Dilihat
oleh
Camat Sangatta Utara Perkuat Peran MPA, Siapkan Patroli Harian Cegah Karhutla
banner 1024x768

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), memperkuat kesiapsiagaan Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk mencegah dan menangani Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), di Aula Pertemuan Kantor Camat Sangatta Utara, Jumat (6/11/2026).

Salah satu langkah yang didorong adalah melaksanakan patroli rutin setiap hari serta meningkatkan koordinasi antaranggota MPA.

Kegiatan dihadiri Camat Sangatta Utara, Hasdiah, perwakilan BPBD Kutim Raden Irawan, Kepala KPHP Bengalon Sofyan, Kepala Posko Karhutla Simon, serta sekitar 25 anggota MPA.

Camat Sangatta Utara Hasdiah mengatakan, pembentukan MPA telah dilakukan di tiga desa, satu kelurahan, dan tiga desa persiapan. Keberadaan kelompok relawan tersebut diharapkan mampu memperkuat pencegahan sekaligus mempercepat penanganan kebakaran.

Menurut Hasdiah, penanganan karhutla membutuhkan kekompakan seluruh anggota. Keterlibatan tidak boleh hanya mengandalkan ketua RT di wilayah yang mengalami kebakaran.

“Saya berharap seluruh anggota MPA bisa kompak dan solid. Ketika terjadi kebakaran, jangan hanya ketua RT yang turun ke lapangan. Semua anggota harus memiliki kepedulian dan ikut membantu sesuai kemampuan,” ujar Hasdiah.

Ia juga meminta anggota MPA membawa peralatan pendukung, seperti parang, untuk membantu membuka akses jalan bagi petugas pemadam.

Hasdiah menilai patroli harian penting dilakukan untuk mencegah pembakaran lahan. Petugas juga diharapkan berani mengingatkan masyarakat yang berpotensi melakukan pembakaran.

“Kita harus mengutamakan pencegahan. Pernah ditemukan sepatu bot berisi bahan bakar di lokasi lahan yang mulai terbakar. Ini menjadi perhatian serius agar kita lebih waspada,” katanya.

Ia menjelaskan, ketersediaan armada pemadam masih terbatas apabila kebakaran terjadi bersamaan di beberapa lokasi. Karena itu, peran aktif MPA sangat dibutuhkan.

Sementara itu, perwakilan BPBD Kutim Raden Irawan menyebutkan, sejak Januari 2026 telah terjadi lebih dari 172 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar sekitar 400 hektare.

BPBD juga mendorong pemerintah desa memanfaatkan Dana Desa untuk kegiatan penanggulangan bencana sesuai ketentuan.

Kepala KPHP Bengalon Sofyan menegaskan, MPA berperan membantu menangani titik api sejak awal. Jika kebakaran tidak terkendali, anggota harus segera melapor kepada BPBD dan petugas terkait.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh unsur diharapkan semakin solid dalam mencegah dan menangani karhutla di Sangatta Utara.

No More Posts Available.

No more pages to load.