BKPSDM Kutim Terapkan Reward & Punishment untuk Tingkatkan Kinerja ASN

oleh -43 Dilihat
oleh

SANGATTA – Reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab Kutai Timur (Kutim) terus diperkuat melalui pembaruan sistem e-Kinerja (e-Kin). Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kutim memastikan evaluasi sistem dilaksanakan berkesinambungan, tidak hanya untuk memperbaiki kinerja ASN saat ini, tetapi juga sebagai dasar manajemen talenta menuju jabatan strategis.

Kepala BKPSDM Misliansyah mengatakan, perbaikan tidak akan efektif jika hanya menyentuh aspek digital. Penguatan akuntabilitas membutuhkan sinergi antara sistem dan kepemimpinan langsung di tiap unit kerja.

“Kami memonitor melalui sistem, tetapi pengawasan paling efektif tetap berada di atasan masing-masing,” ucapnya.

Ia menjelaskan, evaluasi dipicu oleh temuan BPK terkait absensi tidak sesuai titik koordinat dan ketidaksesuaian laporan aktivitas. Hal itu menjadi dasar pembaruan agar e-Kin mampu menjadi instrumen penilaian yang objektif dan bebas manipulasi.

BKPSDM juga menerapkan skema penghargaan bulanan bagi ASN teladan dan peringatan berjenjang bagi pelanggar disiplin. Menariknya, program Pegawai Teladan akan dipadukan dengan sistem merit sehingga penilaian berdampak langsung pada rekam jejak karier ASN.

“Nilainya tinggi dan sangat berpengaruh pada pertimbangan promosi. Pegawai yang masuk kategori teladan otomatis memiliki rekam jejak yang kuat dalam sistem merit,” katanya.

Selain itu, laporan kendala teknis ASN terus ditampung untuk memastikan sistem kian responsif dan mudah digunakan dalam pelaporan kinerja.

Langkah terstruktur ini diharapkan menumbuhkan budaya kerja berbasis prestasi, bukan sekadar formalitas kehadiran, sehingga pelayanan publik Kutim semakin berkualitas dan berorientasi hasil nyata. (ADV)

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.