Dispar Kutim: Optimalkan Ekraf Perlu Dukungan Anggaran dan Data Akurat

oleh -22 Dilihat
oleh

SANGATTA – Pengembangan ekonomi kreatif di Kutai Timur (Kutim) tengah dihadapkan pada sejumlah persoalan mendasar. Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim menilai perlunya peningkatan dukungan anggaran dan perbaikan pendataan pelaku ekraf agar sektor ini mampu berkontribusi lebih besar dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Kabid Ekraf Dispar Kutim, Ahmad Rifani mengatakan, meskipun Bidang Ekraf tergolong baru, sektor ini membawa harapan besar bagi pelaku kreatif lokal untuk naik kelas dan memiliki daya saing.

Namun kenyataan di lapangan menunjukkan sebagian program belum bisa dijalankan secara maksimal karena anggaran masih sangat terbatas.

“Kami harus realistis. Banyak program yang bagus secara konsep, tapi ketika sudah bicara implementasi, kita terbentur anggaran,” jelas Rifani.

Ia menilai, pendataan pelaku ekonomi kreatif yang saat ini dilakukan pemerintah daerah belum sepenuhnya terpenuhi. Masih banyak pelaku kreatif yang belum mengisi data melalui mekanisme digital yang telah disiapkan.

Padahal, pendataan merupakan tahapan kunci sebelum menentukan program pembinaan, fasilitasi perlindungan karya, dan pemasaran produk.

“Kalau data belum rapi, programnya bisa tidak tepat sasaran,” kata Rifani.

Meski demikian, ia optimis peluang pelaku ekraf untuk mendapatkan dukungan tetap ada. Selain anggaran daerah, pihaknya juga berupaya menjalin kerja sama dengan kementerian untuk menghadirkan bantuan di bidang alat produksi kreatif.

Rifani menyebut subsektor kriya dan kuliner berpotensi menjadi unggulan berdasarkan hasil penyusunan roadmap bersama perguruan tinggi.

“Setelah terdata, pelaku harus kita dorong ikut pelatihan, dibantu promosinya, dan diberikan wadah pemasaran. Itu tujuan akhirnya,” tutupnya. (ADV)

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.