Hari Ke-4, Basarnas Perluas Radius Pencarian Petani Hilang di Kukar hingga 10 Km

oleh -36 Dilihat
oleh

KUTIMPOST.COM, Kukar – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Steven Riadi (50), seorang petani sawit yang dilaporkan hilang di area perkebunan Desa Makarti, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, terus digencarkan. Memasuki hari keempat (H.4), Rabu (11/2/2026), Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperluas radius pencarian secara signifikan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan mengonfirmasi bahwa area pencarian kini diperlebar hingga radius 10 kilometer dari titik terakhir korban diketahui (Last Known Position/LKP). Perluasan ini mencakup area seluas kurang lebih 138 kilometer persegi (km²).

“Untuk mengefektifkan penyisiran di area yang semakin luas, Tim SAR Gabungan membagi wilayah operasi menjadi dua sektor utama,” demikian keterangan resmi dari Basarnas.

Operasi hari keempat dimulai dengan briefing kekuatan personel pada pukul 07.00 WITA, dilanjutkan pergerakan tim penyisir (SRU) pada pukul 07.15 WITA. Upaya ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Samarinda, BPBD Kutai Kartanegara, PMI Muara Badak, Disdamkar Marang Kayu, serta dibantu oleh pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Sejumlah kendala teknis dan alam masih menjadi tantangan bagi tim di lapangan. Akses jalan menuju lokasi dilaporkan sulit dilalui kendaraan, ditambah dengan minimnya sinyal komunikasi yang menghambat koordinasi cepat. Selain itu, kondisi cuaca di lokasi kejadian terpantau hujan ringan, yang membuat medan pencarian menjadi lebih licin dan terbatas jarak pandangnya.

Meski demikian, Tim SAR Gabungan terus berupaya maksimal dengan mengerahkan peralatan lengkap, termasuk Rescue Car D-Max, kendaraan operasional BPBD dan PMI, serta peralatan jungle rescue dan medis.

Sebagai informasi, Steven Riadi, warga Kecamatan Samarinda Utara, dilaporkan hilang setelah berpamitan untuk berburu hewan liar menggunakan senapan angin pada Rabu (28/1/2026) lalu. Laporan resmi baru diterima Basarnas pada Minggu (8/2/2026) setelah upaya pencarian mandiri oleh keluarga tidak membuahkan hasil.

Hingga berita ini diturunkan, tim masih melakukan penyisiran dan berharap dapat segera menemukan titik terang keberadaan korban. Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban diimbau untuk segera melapor ke posko terdekat.

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.