Kutim Mantapkan Strategi Pendataan Komoditas Lewat Koperasi Desa

oleh -43 Dilihat
oleh

SANGATTA – Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kutai Timur (Kutim) tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan strategi ekonomi yang berorientasi pada masyarakat akar rumput. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyatakan KDKMP menjadi penghubung utama antara produksi masyarakat dan pasar, terutama bagi komoditas unggulan.

Saat ditemui wartawan seusai Zoom Meeting bersama Presiden Prabowo Subianto mengenai percepatan pembangunan KDKMP, Selasa (25/11/2025), Ardiansyah menyebut bahwa Pemerintah Kabupaten Kutim telah siap menjalankan amanah nasional tersebut secara penuh.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Kutim menegaskan bahwa koperasi tidak akan berdiri sendiri, tetapi diintegrasikan dengan program Banksus Desa yang langsung menyasar tingkat RT. Sebelumnya pemerintah telah menyalurkan Rp 50 juta per RT untuk mendukung infrastruktur dasar. Tahun ini pendanaan akan diperluas ke pembiayaan usaha produktif.

“Peningkatan ekonomi kerakyatan dan juga antisipasi kemiskinan dan stunting,” tambahnya mengenai fungsi ganda Banksus Desa.

Kutim juga memperkuat pendataan barang keluar daerah. Ardiansyah menilai banyak komoditas lokal tercatat sebagai produk daerah lain akibat minimnya sistem pencatatan.

“Yang dikirim itu 100, tapi kita tahu punya 10. Kenapa? Karena kita tidak punya data,” tegasnya, menginstruksikan Disperindag melakukan inventarisasi menyeluruh.

Tercatat hingga hari ini, 81 titik lokasi Koperasi Merah Putih sudah siap konstruksi dari total 141 desa/kelurahan definitif. Sisanya dalam proses percepatan penyelarasan lahan oleh Diskop dan UKM Kutim.

Dengan landasan teknis dan ekonomis yang semakin matang, Pemkab Kutim optimistis Koperasi Merah Putih akan menjadi pusat ekonomi rakyat yang modern dan terkelola, sekaligus simbol kebangkitan koperasi di seluruh wilayah. (ADV)

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.