Paguyuban Joyoboyo Kediri Warnai Kutim Dengan Seni Budaya

oleh -103 views
Paguyuban Joyoboyo Kediri Warnai Kutim Dengan Seni Budaya
Ketua Paguyuban Joyoboyo Kediri, Gunadi, didampingi sekretaris dan bendahara, menjelang gladi bersih HUT ke-3 di Polder Ilham Maulana. Sabtu (21/1/2023).

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Paguyuban Joyoboyo Kediri Warnai Dengan Seni Budaya. Paguyuban yang mengambil dari nama Raja Kediri abad ke XII ini, genap berumur 3 tahun berdiri di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Selain untuk menjalin silaturahmi perantau Kediri yang ada di Kutim, paguyuban Joyoboyo juga memperkenalkan budaya melalui seni ke masyarakat yang ada di Kutim, yang terkenal majemuk.

Sekretaris Paguyuban Joyoboyo, Muhlason, saat ditemui disela-sela pagelaran seni kuda lumping, di Polder Ilham Maulana, Utara, Sabtu (21/1/2023), mengatakan jika saat ini anggota Paguyuban Joyoboyo di Kutim, mencapai 300an orang.

Baca Juga :  Lolos Menjadi Peserta Pemilu 2024, Partai Ummat Kutim Adakan Tasyakuran

“Untuk data yang ada di sekretariat, untuk saat ini sudah 300an warga Kediri yang terdata masuk menjadi anggota, sedangkan yang di kecamatan-kecamatan belum semua terdata,” ujarnya.

Paguyuban Joyoboyo Kediri Warnai Dengan Seni Budaya

Paguyuban Joyoboyo Kediri Warnai Kutim Dengan Seni Budaya

Seni kuda lumping menjadi salah satu rangkaian acara di HUT ke-3 Paguyuban Joyoboyo Kediri, yang ada di ini.

Lebih lanjut, Muhlason, mengatakan jika semua pendanaan dalam kegiatan tersebut berasal dari Kas dan bantuan dari anggota paguyuban.

“Untuk kegiatan yang kita lakukan ini, murni dari anggaran internal paguyuban dan bantuan dari anggota,” tambahnya.

Baca Juga :  Arang Jau Hadir Di Peresmian Gedung Asrama Desa Miau Baru

Ia berharap, tahun selanjutnya bisa mendapat bantuan dari pemerintah untuk kegiatan serupa agar lebih meriah.

“Kelengkapan kami masih ada yang kurang, jadi belum bisa dapat bantuan dari pemerintah daerah, dan untuk acara yang kita gelar di ini, kami juga menggandeng sesuai dengan harapan pemerintah, membantu membangkitkan lagi UMKM,” pungkas ia.