Peletakan Batu Pertama Gereja Toraja Prima Sangatta: Simbol Harmoni dan Dukungan Pemerintah

oleh -92 Dilihat
oleh

SANGATTA – Kamis (13/11/2025) Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman secara resmi melakukan peletakan batu pertama Pembangunan Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta, yang terletak di jalan Pongtiku, Swarga Bara, Sangatta Utara.

Kegiatan ini berlangsung Khidmat dan di hadiri Ketua DPRD Kutim Jimmi, Wakil 1 DPRD Sayid Anjas, sejumlah tokoh agama, jemaat, serta unsur Forkopimda Kutai Timur.

Pembangunan Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta ini rencanaya akan di bangun dengan ukuran panjang 45 meter dan lebar 36 meter dengan kapasitas mampu menampung 2 ribu jemaat yang bersumber dari dana APBD Kutim tahun 2025.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pembangunan rumah ibadah tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemkab Kutim berkomitmen untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama serta memberikan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di seluruh wilayah Kutim.

“Kita berharap dengan adanya tambahan pembangunan rumah-rumah ibadah khususnya pada hari ini kita berada disini, ini memberikan dampak yang positif kepada saudara-saudara kita terutama pemeluk agaama kristen yang ada di kutai timur,” ujar Bupati Ardiansyah.

Ia menambahkan, bahwa Kutim ini tidak hanya memiliki modal hitrogen di dalam sisi jumlah penduduk tetapi juga memiliki kekayaan sumber daya alam, sumber daya manusia yang mampu bisa mendorong untuk kemajuan pembangunan daerah.

“Saya mengajak dengan sumber daya ini kita harus berjibagu bersama dalam rangka merumuskan atau mencapai semua masyarakat di Kutai Timur Sejahtera. Dan terakhir saya ucapkan selamat atas Pembangunan Gereja ini Semoga pembangunan gereja ini berjalan lancar dan dapat segera digunakan untuk kegiatan ibadah serta pelayanan jemaat” pungkasnya.

Di tempat yang sama Anggota DPRD Kutim sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta Novel Tity Paembonan, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kutim, yang sudah memberikan perhatian secara serius terhadap keberagaman beragama yang hingga saat ini mampu terjalin dengan damai hidup rukun berdampingan yang menurutnya bisa menajdi nmodal kuat dalam pembangunan daerah.

“Saya mengajak seluruh warga jemaat, pemerintah dan seluruh pihak mari kita bergandeng tangan kita sama sama membangun rumah tuhan ini sehingga suatu hari nanti kita punya rumah tuhan yang baru,” ujarnya.

Pembanguna rumah ibadah ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga masyarakat yang ada di Kutim untuk bisa melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing dengan nyaman dan tenang. (Adv)

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.