Pemdes Sekerat Bahas Infrastruktur hingga Festival Nusantara 2026

oleh -1831 Dilihat
oleh
Pemdes Sekerat Bahas Infrastruktur hingga Festival Nusantara 2026

KUTIMPOST.COM, Bengalon – Pemerintah Desa (Pemdes) Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menggelar rapat koordinasi bersama unsur pemerintahan desa dan masyarakat, Senin (30/3/2026).

Rapat tersebut dihadiri kepala dusun, ketua RT, BPD, LPM, tokoh adat, linmas, serta pihak terkait lainnya untuk membahas berbagai persoalan strategis desa, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, keamanan lingkungan, hingga persiapan Festival Sekerat Nusantara 2026.

Kepala Desa Sekerat, Sunan Dhika, yang memimpin langsung rapat, menegaskan pentingnya penyatuan visi seluruh unsur desa dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

“Pemerintah desa mengajak seluruh pihak memperkuat koordinasi dan kerja bersama demi mendukung kemajuan Desa Sekerat,” ujarnya.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah percepatan pembangunan jalan kabupaten sepanjang kurang lebih 17 kilometer, dari Blok Beruang menuju objek wisata. Pemdes Sekerat berkomitmen menindaklanjuti janji pembangunan tersebut melalui surat resmi, proposal, hingga rencana hearing dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan pihak perusahaan.

Menurut Sunan Dhika, pada Festival Sekerat Nusantara 2025 lalu, pihak perusahaan telah menjanjikan pembangunan semenisasi sepanjang 7 kilometer. Sementara sisa pembangunan diharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Untuk itu, pemerintah desa akan menyusun berita acara dan mengirimkan surat resmi kepada Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, DPRD, serta pihak terkait agar pembangunan jalan segera mendapatkan kepastian anggaran dan realisasi bertahap.

“Fokus kita jalan dulu. Kalau jalan sudah bagus, pertumbuhan ekonomi di Desa Sekerat akan ikut meningkat,” tegasnya.

Selain infrastruktur jalan, rapat juga menyoroti persoalan pelayanan dasar seperti listrik, air bersih, dan PDAM, khususnya di wilayah Sekurau Bawah yang masih dikeluhkan warga. Pemerintah desa berencana kembali menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah kabupaten.

Di bidang keamanan, Pemdes Sekerat bersama unsur terkait berkomitmen mengaktifkan kembali pos kamling di sejumlah titik. Upaya ini akan melibatkan linmas serta didukung fasilitas seperti kamera pengawas (CCTV).

Rapat juga membahas persiapan Festival Sekerat Nusantara 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. Pemerintah desa meminta seluruh unsur, mulai dari adat, RT, dusun, hingga panitia, segera menyusun konsep dan kebutuhan kegiatan.

Evaluasi pelaksanaan festival sebelumnya menjadi perhatian, terutama dalam hal kekompakan dan kesiapan menyambut tamu. Konsep acara tahun ini akan lebih menonjolkan budaya Kutai sebagai pembuka, serta kolaborasi berbagai budaya yang ada di Desa Sekerat.

Selain itu, Pemdes Sekerat juga tengah menyiapkan pembukaan destinasi wisata baru, yakni Kertak Ulin Sawah, yang ditargetkan dapat diperkenalkan pada pertengahan 2026.

Di bidang sosial keagamaan, pemerintah desa berencana menambah insentif bagi tujuh ustaz melalui dana kompensasi sebesar Rp1 juta per orang per bulan. Kebijakan ini diambil karena insentif yang ada saat ini dinilai masih minim.

Berbagai program pembangunan lainnya juga dibahas, seperti penimbunan area masjid, penataan pasar, pembangunan area parkir, penimbunan bahu jalan, hingga penyediaan lokasi penampungan sampah desa. Sebagian program akan didukung melalui skema CSR perusahaan.

Pemdes Sekerat juga mengungkapkan bahwa dana kompensasi yang diterima selama ini telah dimanfaatkan untuk kebutuhan strategis, seperti pembelian lahan GOR, pembangunan tower, dan koperasi desa.

Di akhir rapat, pemerintah desa membuka ruang masukan dari peserta. Sejumlah perwakilan BPD, RT, dan kepala dusun menekankan pentingnya komunikasi, koordinasi, serta transparansi dalam penyaluran dana dan pelaksanaan program pembangunan.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi seluruh unsur desa guna mempercepat pembangunan dan menjaga stabilitas sosial di Desa Sekerat.

No More Posts Available.

No more pages to load.