Pemerintahan Baru Harus Hadir di Setiap Sendi Kehidupan Masyarakat Kutim

oleh -
Pemerintahan Baru Harus Hadir di Setiap Sendi Kehidupan Masyarakat Kutim

SANGATTA, .com – Pemerintahan baru harus hadir di setiap sendi kehidupan masyarakat Kutim. Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang resmi dilantik hingga tahun 2024 mendatang, Maka sudah saatnya pemerintah bisa hadir di tengah masyarakat. Menanggapi segala persoalan yang dihadapi.

Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sejak 26 Februari 2021 laku memiliki pemimpin yang baru, Pemimpin baru namun wajah lama ini, mengingat Ardiansyah sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Bupati dan Bupati Kutim.

Begitu pula dengan Kasmidi Bulang, pada periode sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Kabupaten Kutai Timur, dan beberapa periode duduk di lembaga legislatif.

Baca Juga :  Bahas Perda Adat, DPRD Kutim Gelar RDP Dengan ABKKT

Dalam hal ini  Ketua Komisi B DPRD Kutim, Faizal Rachman. Mengharapkan pada Pemerintah dapat hadir pada setiap sendi kehidupan masyarakat untuk mengayomi,  Apalagi saat ini kita menghadapi pandemi tak kunjung mereda.

“Ya memang sekarang ini masyarakat sangat butuh Pemerintah untuk hadir disetiap masalah masyarakat, terlebih dijaman pandemi ini. Ya harapannya di kepemimpinan baru Kutai Timur dapat mewujudkan harapan masyarakat itu,” ucap Faizal pada Senin (01/03/2021)

Lanjutnya, Menurut politisi PDIP itu, banyak masyarakat Desa di 18 Kecamatan ini yang mangharapkan kehadiran Pemerintah di berbagai sektor, Seperti petani memerlukan akses jalan usaha tani, masih banyak daerah yang jaringan, maupun listrik dan air bersih dari Pemerintah.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19, Son Hatta : Ini Vaksin Saya Yang Ke 2

Kemudian “Infrastruktur Kutim kan masih jauh dari memuaskan, Meminta Pemda hadir untuk membangun infrastruktur dasar, mulai dari jalan, Pendidikan, Kesehatan. Dan yang lebih utama listrik dan air, karena masih banyak desa yang belum menikmati itu,” tuturnya.

Dirinya berharap, kepada kepemimpinan pemerintahan yang baru dapat berlari hingga 2024, untuk menggenjot ketertinggalan diberbagai sektor dan bisa membangun Kabupaten Kutai Timur seperti haraapan kita bersama tentunya. Tutupnya. (ADV.IVN)