Perumdam Kutim Bentuk Tim Amankan Jaringan Pipa Proyek Drainase

oleh -20 Dilihat
oleh
Perumdam Kutim Bentuk Tim Amankan Jaringan Pipa Proyek Drainase
banner 1024x768

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam Kutim) membentuk tim pengamanan jaringan perpipaan untuk mendukung pekerjaan peningkatan drainase di Jalan Yos Sudarso I hingga Jalan Gajah Mada, Kecamatan Sangatta Utara.

Langkah ini dilakukan untuk melindungi jaringan distribusi air bersih dan aset perusahaan dari potensi kerusakan selama proses penggalian dan konstruksi drainase.

Pembentukan tim tersebut merupakan tindak lanjut surat permintaan pendampingan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kutai Timur tertanggal 16 Oktober 2026, dengan nomor B-600.1.4.2/936/DPUPR.SDA.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, Perumdam Kutim membentuk tim pendamping pada 27 Oktober 2026. Tim mulai bertugas di lapangan pada Jumat (30/10/2026), bersamaan dengan dimulainya pekerjaan peningkatan drainase oleh DPUPR Kutim.

Asisten Manajer Transmisi dan Distribusi Perumdam Kutim, Syamsul Bachri, mengingatkan seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan jaringan pipa di sekitar lokasi pekerjaan.

Ia menyampaikan, pekerjaan DPUPR dijadwalkan mulai pukul 08.00 WITA di depan kawasan Gang Bumi Ayu. Sejumlah titik penggalian berdekatan dengan jaringan pipa berdiameter 4 inci dan 2 inci. Selain itu, terdapat pipa crossing berdiameter 6 inci di depan kawasan Indomaret.

“Petugas harus memperhatikan titik penggalian yang berdekatan dengan jaringan pipa. Pengawasan perlu dilakukan agar aktivitas konstruksi tidak menyebabkan kerusakan jaringan distribusi air bersih,” ujar Syamsul.

Untuk memastikan pengawasan berjalan selama 24 jam, Perumdam Kutim menerapkan sistem kerja tiga shift. Jadwal tersebut meliputi pukul 07.00–15.00 WITA, 15.00–23.00 WITA, dan 23.00–07.00 WITA.

Khusus petugas malam, absensi dilakukan secara manual. Personel yang berhalangan hadir diwajibkan berkoordinasi dengan koordinator masing-masing paling lambat satu hari sebelumnya agar dapat disiapkan petugas pengganti.

Syamsul juga meminta bagian perlengkapan dan kehumasan mendukung operasional tim. Dukungan meliputi penyediaan perlengkapan, kebutuhan lapangan, serta dokumentasi kegiatan.

Setiap perkembangan dan kendala selama pekerjaan berlangsung harus segera dilaporkan melalui grup komunikasi. Dokumentasi tersebut menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut perusahaan.

Adapun tugas tim mencakup koordinasi teknis dengan DPUPR Bidang Sumber Daya Air, identifikasi jaringan perpipaan, pengawasan aset perusahaan, serta pengamanan pipa dari potensi kerusakan akibat pekerjaan konstruksi.

Tim juga bertugas mendampingi proses pemindahan jaringan pipa apabila diperlukan dan menyampaikan laporan pelaksanaan kepada Direksi Perumdam Kutim.

Pekerjaan peningkatan drainase tersebut merupakan proyek Tahun Anggaran 2026–2027 dengan masa pelaksanaan 413 hari kalender. Proyek ini berdasarkan kontrak nomor B-600.1.4.2/927/DPUPR.SDA dan dilaksanakan oleh PT RNA Pratama Mandiri. Mohammad Robi’ul Mattaqin bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Melalui pembentukan tim pengamanan ini, Perumdam Kutim mendukung pembangunan infrastruktur daerah sekaligus memastikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap berjalan.

Sinergi antara DPUPR, kontraktor pelaksana, dan Perumdam Kutim diharapkan mampu mencegah kerusakan jaringan pipa sehingga pekerjaan drainase dapat terlaksana dengan aman tanpa mengganggu distribusi air bersih.

No More Posts Available.

No more pages to load.