Perumdam Kutim Siaga El Nino 2026, Debit Air Ditingkatkan hingga 339 Liter per Detik

oleh -114 Dilihat
oleh
Perumdam Kutim Siaga El Nino 2026, Debit Air Ditingkatkan hingga 339 Liter per Detik

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Perumdam Kutim Siaga El Nino 2026, Debit Air Ditingkatkan hingga 339 Liter per Detik. Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam TTB Kutim) menetapkan status siaga menghadapi fenomena iklim El Nino ekstrem yang diprediksi berlangsung mulai April hingga Oktober 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang yang berpotensi menurunkan ketersediaan air baku di sejumlah wilayah pelayanan.

Direktur Utama Perumdam Kutim, Suparjan, menyampaikan bahwa berbagai langkah mitigasi telah dilakukan guna menjaga pasokan air bersih tetap stabil. Salah satu upaya utama adalah mengoptimalkan seluruh pompa yang tersedia, termasuk perbaikan stang valve agar aliran air ke intake dapat maksimal.

“Saat ini tiga unit pompa di intake baru sudah beroperasi, masing-masing berdaya 56 kW untuk meningkatkan kapasitas pengambilan air baku,” jelasnya.

Kondisi di intake lama juga menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan pemantauan sekitar pukul 14.07 WITA, elevasi air mengalami kenaikan sehingga pompa berdaya 56 kW di lokasi tersebut kembali dapat difungsikan. Dengan optimalisasi ini, total debit air meningkat signifikan menjadi 339 liter per detik dari sebelumnya 185 liter per detik.

“Peningkatan debit ini sangat bergantung pada siklus pasang surut. Jika pola ini bertahan selama 4 hingga 5 jam, maka peluang menambah pasokan air akan semakin besar,” tambah Suparjan.

Ia menegaskan, strategi mitigasi yang diterapkan saat ini juga mengandalkan analisis pola pasang surut air, sehingga pengoperasian pompa dapat dilakukan secara efektif dan efisien.

“Kalau pola ini konsisten, kita bisa menentukan kapan harus memaksimalkan penyedotan dan kapan perlu mengurangi laju operasi,” ujarnya saat meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kabo, Senin (27/4/2026).

Sementara itu, Direktur Teknik Perumdam Kutim, Galuh Boyo Munanto, menegaskan pihaknya tengah mengkonsolidasikan seluruh kekuatan teknis untuk menjaga kontinuitas distribusi air kepada pelanggan. Hal tersebut disampaikannya di Kantor Pusat Perumdam TTB di Kabo Jaya, Sangatta.

Menurut Galuh, penurunan curah hujan mulai berdampak pada beberapa wilayah layanan, terutama di Kaliorang dan Sangkulirang yang lebih dulu mengalami penyusutan debit air. Ia memprediksi kondisi ini akan meluas ke Bengalon dan wilayah lainnya dalam waktu dekat.

“Kami terus memantau fluktuasi level air di setiap intake. Penurunan debit sudah mulai terasa, dan kami bergerak cepat mengantisipasi dampaknya agar tidak meluas,” ungkapnya.

Menghadapi fenomena El Nino yang disebut-sebut sebagai “El Nino ekstrem”, Perumdam TTB Kutim menerapkan tiga strategi utama, yakni optimalisasi produksi air, peningkatan respons terhadap kebocoran jaringan untuk menekan kehilangan air (Non-Revenue Water), serta penguatan sinergi operasional antar unit dan cabang.

Perumdam juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menghadapi kondisi ini dengan menggunakan air secara bijak, menyiapkan cadangan air, serta segera melaporkan jika menemukan kebocoran pipa di lingkungan sekitar.

“Kami berupaya maksimal menjaga pelayanan di tengah kondisi cuaca ekstrem ini. Kami mohon pengertian pelanggan apabila terjadi kendala teknis akibat menurunnya debit air baku. Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kutai Timur,” tutup Galuh.

No More Posts Available.

No more pages to load.