Polsek Sangatta Utara Cek SPBU, Stok BBM Aman

oleh -57 Dilihat
oleh
Polsek Sangatta Utara Cek SPBU, Stok BBM Aman

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Polsek Sangatta Utara melakukan monitoring dan pengecekan sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, Kutai Timur, Senin (21/9/2026).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan pelayanan maupun praktik penyimpangan dalam penyaluran bahan bakar.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, personel melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi stok BBM di sejumlah SPBU. Dari hasil pengecekan, ketersediaan beberapa jenis BBM masih berada dalam kondisi aman.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat sekaligus menjaga agar proses penyaluran berjalan sesuai ketentuan,” ujar AKP Bambang Eko.

Sejumlah SPBU yang menjadi sasaran pengecekan antara lain SPBU PT Tunas Keluarga Mandiri di Jalan Apt Pranoto, SPBU PT Hasnawi Sejahtera di Jalan Yos Sudarso II, SPBU PT Sehati Sangatta di Jalan Soekarno Hatta, SPBU PT Sunandar Jaya Mandiri di Jalan AW Syahrani, serta sejumlah APMS atau Pertashop di wilayah Sangatta Utara.

Pengecekan juga dilakukan di SPBU PT Sehati Kutim yang berada di Jalan Abdul Muis atau poros Sangatta-Bontang KM 1, wilayah Kecamatan Sangatta Selatan.

Dalam monitoring tersebut, petugas mencatat ketersediaan berbagai jenis BBM, mulai dari Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Bio Solar hingga Dexlite dan Pertamina Dex. Selain mengecek stok, polisi juga memantau rencana pasokan BBM yang masih menunggu proses persetujuan pengiriman dari pihak Pertamina.

Polsek Sangatta Utara turut mengantisipasi kemungkinan meningkatnya penggunaan Pertalite oleh masyarakat. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan antrean kendaraan pada jalur pengisian Pertalite apabila tidak diimbangi dengan pengaturan yang baik.

Karena itu, personel mengingatkan pengelola SPBU agar memperhatikan kelancaran pelayanan dan melakukan pengaturan apabila terjadi kepadatan kendaraan.

“Apabila terjadi peningkatan antrean, kami mengimbau agar pelayanan dan pengaturan di lapangan dilakukan secara optimal sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dengan tertib,” kata Bambang.

Selain itu, petugas SPBU diingatkan agar penyaluran BBM dilakukan sesuai ketentuan. Polisi meminta tidak ada pengisian berulang-ulang yang berpotensi mengganggu pemerataan distribusi BBM kepada masyarakat.

Dari hasil monitoring dan pengecekan lapangan, personel Polsek Sangatta Utara belum menemukan adanya indikasi kecurangan dalam kegiatan niaga BBM di SPBU yang diperiksa.

Polisi juga mencatat adanya perubahan harga pada sejumlah produk BBM. Harga Pertamax tercatat Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, sementara Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing tercatat Rp21.650 per liter berdasarkan hasil monitoring.

Sementara harga Pertalite tercatat Rp10.000 per liter dan Solar Rp6.800 per liter pada sejumlah SPBU yang diperiksa.

“Dari hasil pengecekan fisik di lapangan, stok BBM jenis Pertalite, Pertamax, Solar dan Dexlite masih dalam kondisi aman. Kami juga terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi adanya penyimpangan dalam penyaluran,” tegasnya.

Polsek Sangatta Utara memastikan monitoring akan terus dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga ketersediaan BBM, mengantisipasi antrean, serta memastikan masyarakat memperoleh bahan bakar sesuai ketentuan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga stabilitas pelayanan publik dan mencegah potensi gangguan kamtibmas yang dapat muncul akibat persoalan distribusi BBM di wilayah Kutai Timur.

No More Posts Available.

No more pages to load.