Tabligh Akbar Das’ad Latif di Kutim, 1.500 Jamaah Hadir

oleh -27 Dilihat
oleh
banner 1024x768

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Sekitar 1.500 jamaah menghadiri Tabligh Akbar bersama Ustadz Das’ad Latif, di Masjid Agung Al-Faruq, Jalan AW Syahrani, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Minggu (1/11/2026).

Dalam tausiyahnya, Ustadz Das’ad Latif mengajak masyarakat Kutai Timur memperkuat persatuan, menjaga keharmonisan rumah tangga, menjauhi kesombongan, serta meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA tersebut turut dihadiri Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Ketua DPRD Kutim Jimmy, serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Hadir pula perwakilan Polres Kutim AKP Nurhadi, perwakilan Kodim 0909/KTM, perwakilan Lanal Sangatta, Kapolsek Sangatta Utara, AKP Bambang Eko, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan.

Ustadz Das’ad Latif Ingatkan Bahaya Kesombongan

Dalam ceramahnya, Ustadz Das’ad Latif menyoroti kekayaan alam dan potensi ekonomi Kutai Timur sebagai nikmat sekaligus ujian bagi masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa kekayaan, jabatan, perkebunan, hingga aset pribadi merupakan titipan Allah SWT yang harus dimanfaatkan untuk kebaikan.

Menurutnya, manusia tidak seharusnya hanya berlomba mengumpulkan harta hingga melupakan kehidupan akhirat.

Ia juga menyampaikan tiga ciri kesombongan, yakni sulit menerima nasihat kebenaran, meremehkan orang lain, serta melupakan bahwa seluruh yang dimiliki merupakan titipan Allah SWT.

“Allah tidak bertanya berapa luas Kutim-mu, berapa banyak sawitmu, atau berapa besar tambangmu. Allah bertanya, apa yang kau buat dengan nikmat itu?” ujar Das’ad Latif dalam tausiyahnya.

Ajak Masyarakat Kutim Jaga Persatuan dan Kerukunan

Selain mengingatkan tentang kekayaan, Das’ad Latif mengajak masyarakat Kutai Timur menjaga persatuan di tengah keberagaman suku dan budaya.

Ia menyebut keberagaman masyarakat Kutim, mulai dari suku Kutai, Bugis, Jawa, Banjar, Dayak, hingga Toraja, sebagai anugerah yang harus dirawat bersama.

Ia juga mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak merusak hubungan persaudaraan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun tempat ibadah.

Das’ad Latif mengutip Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 10 yang menjelaskan bahwa sesama orang mukmin merupakan saudara.

Ia mengajak masyarakat menyelesaikan persoalan melalui nasihat secara langsung, bukan mempermalukan orang lain melalui media sosial.

“Kalau saudaramu salah, jangan kamu posting di Facebook. Nasihati. Kalau saudaramu jatuh, jangan kamu injak, kamu angkat,” pesannya.

Beri Pesan tentang Keharmonisan Rumah Tangga

Dalam kesempatan tersebut, Das’ad Latif juga menyampaikan pesan tentang pentingnya membangun keluarga yang harmonis sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang sejahtera.

Ia membagikan tiga pesan utama bagi pasangan suami istri, yakni suami harus menghargai dan tidak bersikap pelit kepada istri, istri perlu menjaga kehormatan keluarga, serta kedua orang tua harus memberikan pendidikan agama kepada anak.

Menurutnya, keharmonisan keluarga tidak cukup dibangun melalui pemenuhan kebutuhan materi, tetapi juga membutuhkan kasih sayang, komunikasi, penghargaan, dan pendidikan agama.

Ia bahkan mengajak jamaah untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada pasangan masing-masing setelah mengikuti Tabligh Akbar.

Sedekah Jadi Pesan Penutup untuk Masyarakat Kutim

Menjelang akhir tausiyah, Das’ad Latif mengajak masyarakat Kutai Timur meningkatkan sedekah dan kepedulian terhadap sesama.

Ia menilai kekayaan daerah perlu diimbangi dengan kepedulian sosial, termasuk mendukung pembangunan masjid, pesantren, serta pendidikan anak yatim.

Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak menunggu kaya untuk bersedekah. Menurutnya, sedekah merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk meraih keberkahan hidup dan bekal akhirat.

“Harta tidak berkurang karena sedekah. Jangan tunggu kaya baru sedekah, sedekah dulu baru Allah kayakan kamu,” ungkapnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.