BPBD Kutim Serahkan APD Lintas Sektoral, TNI-Polri Siap Perkuat Penanganan Karhutla

oleh -120 Dilihat
oleh
BPBD Kutim Serahkan APD Lintas Sektoral, TNI-Polri Siap Perkuat Penanganan Karhutla

KUTIMPOST.COM, Kutai Timur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada unsur lintas sektoral sebagai dukungan operasional penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (31/8/2026).

Bantuan tersebut disalurkan kepada sejumlah unsur yang terlibat langsung dalam kegiatan penanganan karhutla di lapangan, di antaranya Koramil 0909-01 Sangatta, Polsek Sangatta Utara, serta unsur Lanal Sangatta.

Penyerahan bantuan APD ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi karhutla, khususnya ketika petugas harus turun langsung ke lokasi kebakaran dengan kondisi medan dan asap yang berisiko terhadap keselamatan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kutim, Sulastin, didampingi Sekretaris BPBD Kutim Zainal Abidin, mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk menunjang kebutuhan operasional personel lintas sektoral selama menjalankan tugas pemadaman karhutla.

Menurut Sulastin, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, dukungan perlengkapan keselamatan menjadi salah satu hal penting untuk memastikan petugas dapat menjalankan tugas di lapangan dengan lebih aman.

“Bantuan APD ini merupakan bantuan untuk operasional di lapangan dalam rangka pemadaman kebakaran hutan dan lahan,” ujar Sulastin.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapan pelindung yang digunakan personel saat melaksanakan kegiatan di lokasi Karhutla. Bantuan tersebut antara lain berupa sepatu, pelindung tangan, masker, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Untuk unsur Koramil 0909/01 Sangatta dan Polsek Sangatta Utara, bantuan yang diserahkan masing-masing tercatat berupa 10 sepatu, 10 pasang pelindung tangan, serta perlengkapan lainnya. Sementara bantuan lainnya mencakup 8 sepatu, 20 masker, dan 20 pasang sarung tangan.

Sulastin menegaskan, APD tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh personel yang terlibat dalam operasi penanganan karhutla. Terlebih, proses pemadaman tidak hanya membutuhkan peralatan pemadam, tetapi juga perlindungan bagi petugas yang bekerja di tengah panas, asap, dan kondisi medan yang tidak mudah.

“Yang terpenting, bantuan ini bisa digunakan untuk menunjang operasional teman-teman di lapangan dalam melaksanakan pemadaman Karhutla,” kata Sulastin.

Penyaluran APD juga menunjukkan pentingnya sinergi antara BPBD, TNI, Polri, dan unsur terkait lainnya dalam menghadapi ancaman karhutla di wilayah Kutai Timur.

Kolaborasi lintas sektoral diperlukan mulai dari pemantauan titik rawan, respons cepat ketika ditemukan kebakaran, hingga proses pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala.

Dengan dukungan perlengkapan keselamatan tersebut, personel diharapkan semakin siap bergerak apabila terjadi karhutla. BPBD Kutim juga terus mendorong koordinasi antarinstansi agar penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan petugas.

Upaya tersebut menjadi penting mengingat karhutla dapat meluas dengan cepat apabila tidak segera ditangani, terlebih pada kondisi lahan kering dan cuaca yang mendukung penyebaran api.

BPBD Kutim bersama unsur TNI-Polri dan lintas sektoral pun terus memperkuat kesiapsiagaan sebagai langkah antisipasi sekaligus mempercepat respons apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Kutai Timur.

No More Posts Available.

No more pages to load.