Bupati Ardiansyah Dorong PKK Jadi Garda Depan Cegah Kekerasan Keluarga

oleh -695 Dilihat
oleh

SANGATTA – Semangat pemberdayaan keluarga menjadi pusat perhatian dalam puncak Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun 2025. Gelaran meriah di Ruang Akasia GSG Kutim pada Kamis (27/11/2025) ini dihadiri ratusan kader dari seluruh kecamatan, menegaskan bahwa PKK tetap menjadi ujung tombak gerakan kesejahteraan di tingkat akar rumput.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyatakan apresiasi mendalam terhadap capaian para kader selama ini. Menurutnya, PKK berhasil menjelma menjadi mitra pemerintah yang signifikan, karena programnya langsung mengarah pada peningkatan kualitas hidup keluarga.

“Kalau peran PKK di semua jenjang memaksimalkan fungsinya dan koordinasinya, saya merasa yakin masalah seperti kekerasan dalam keluarga dan kekerasan terhadap anak yang marak terjadi, satu persatu mungkin bisa kita eliminasi,” pesan Ardiansyah.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi dan memastikan dukungan pembiayaan yang memadai bagi aktivitas PKK sehingga pelaksanaan 10 program pokok PKK lebih terstruktur dan tepat sasaran.

Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah Ardiansyah mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas dan loyalitas terhadap gerakan PKK. Ia memastikan PKK Kutim tidak hanya menunggu dukungan pemerintah, tetapi terus bergerak menjalankan program berbasis kebutuhan riil di masyarakat.

“Mari kita semua aktif, mari kita semua bersemangat sehingga PKK ini bisa memberikan kontribusi yang besar dan baik untuk pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” serunya.

Selain prosesi penghargaan kepada kader terbaik, kegiatan ditutup dengan tekad bersama memperkuat pelibatan keluarga dalam pembangunan daerah. Dengan dorongan penuh Pemkab Kutim, PKK diharapkan mampu menjadi motor perubahan dalam mencetak keluarga tangguh dan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas. (ADV)

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.