Diskop UKM Kutim Buka Pelatihan Akuntansi Bagi Pengurus Koperasi

oleh -
Diskop UKM Kutim Buka Pelatihan Akuntansi Bagi Pengurus Koperasi
Bupati Kutim hadiri pembukaan pelatihan akuntansi bagi pengurus koperasi, yang diadakan Diskop UKM Kutim. Rabu, (17/11/2021) di Teras Belas, Sangatta, Kutai Timur.

SANGATTA, KUTIM POST Kutim buka pelatihan akuntansi bagi pengurus koperasi. Koperasi sebagai pilar penyangga utama sistem perekonomian nasional, koperasi diharapkan dapat berperan aktif dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Hal itu di utarakan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutai Timur, Darsafani, saat membuka acara di Teras Belad, Sangatta, Rabu, (17/11/2021).

Ia menyampaikan bahwa salah satu cara meningkatkan perekonomian melalui koperasi di Kutai Timur (Kutim) ialah membenahi tiap masalah yang ada seperti, operasional yang sudah mulai tua, dan anggaran yang sedikit untuk Dinas Koperasi.

Dalam hal ini juga melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Kutim, tentunya ingin meningkatkan perekonomian yang ada melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah tersebut.

“Mungkin kedepannya untuk meningkatkan perekonomian yang ada di Kutim, saya harap kita harus banyak berbenah, mungkin kita bisa mulai dari operasional yang ada dan penambahan anggaran untuk berjalannya koperasi-koperasi yang ada di Kutim, tentunya untuk kemajuan perekonomian” ucap Darsafani.

Baca Juga :  Rapid Acak Di Caffe, Satgas Temukan 2 Orang Reaktif

Dapat dipahami bahwasanya koperasi merupakan satu elemen penting dalam peningkatan ekonomi bangsa, bisa dilihat bagaimana koperasi menjalani setiap kebijakan yang ada dengan asas kekeluargaan yang tidak memberatkan anggotanya.

Di tempat yang sama, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, mengatakan jika anggaran yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang ada, kedepan mungkin akan ditela’ah kembali untuk peningkatan anggaran yang diinginkan, terkait operasional seperti kendaraan. Ia mengungkapkan masih ada hal yang harus di selesaikan terkait hal tersebut.

“Sebelumnya saya ingin menyampaikan bahwa bukan kami pemerintah tidak ingin menambahkan, tapi itu memang sudah ketentuan yang ada dan di sepakati, mungkin kedepan akan kita coba untuk baikan lagi,” bebernya.

Baca Juga :  PBSI Kutim Siap Sambut Pra Porprov 2021 Di Bontang

Namun, tentu dengan mempertimbangkan beberapa hal, seperti kendaraan mungkin saat ini belum bisa, lantaran ada beberapa regulasi yang memang belum membolehkan untuk hal tersebut.

Ia juga menambahkan, bahwa koperasi-koperasi di Kutim jangan hanya memikirkan hal tersebut. Karena ia ingin bagaimana Kecamatan-Kecamatan lain, meniru yang mampu mengekspor beberapa hasil perkebunannya, dengan memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada melalui Dinas Koperasi.

“Saya ingin jangan hal itu saja yang disoroti, coba Kecamatan lain mencontoh yang sudah mampu mengekspor hasil bumi nya, dengan memberdayakan SDM yang ada disana, saya harap dinas Koperasi dan kecamatan-kecamatan lain mencontoh hal tersebut” Ujarnya. (Adv)