Tuduh Istri Selingkuh, Pria di Muara Wahau Nekat Lakukan Pembunuhan Sadis di Toko Baju

oleh -49 Dilihat
oleh

KUTIMPOST.COM, Muara Wahau –Tuduh Istri Selingkuh, Pria di Muara Wahau Nekat Lakukan Pembunuhan Sadis di Toko Baju. Tragedi berdarah menggemparkan warga Desa Wahau Baru, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Seorang suami tega menghabisi nyawa istrinya sendiri secara sadis di sebuah toko pakaian pada Minggu (4/1/2026) sore.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.30 WITA di Toko Baju, Jalan Poros SP 2 ini menewaskan H (24). Korban tewas di tangan suaminya, RAI (29), setelah mengalami luka bacok serius dan gorokan di bagian leher menggunakan senjata tajam jenis parang.

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, membenarkan adanya peristiwa tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut. Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian telah bergerak cepat mengamankan pelaku sesaat setelah kejadian.

“Benar, telah terjadi kasus pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang di wilayah hukum Polsek Muara Wahau. Tersangka yang merupakan suami korban sudah diamankan beserta barang buktinya. Saat ini, tim kami sedang mendalami motif dan kronologi lengkapnya,” ujar AKBP Fauzan Arianto saat dikonfirmasi, Minggu (4/1/2026) malam.

Menurut Kapolres, berdasarkan pemeriksaan awal, motif pembunuhan ini diduga kuat dipicu oleh api cemburu. Pelaku mencurigai istrinya berselingkuh setelah tidak pulang selama dua hari.

Sementara itu, Kapolsek Muara Wahau, IPTU Sumartono, menjelaskan kronologi kejadian secara rinci. Peristiwa bermula saat korban sedang menjaga kasir bersama seorang saksi. Pelaku kemudian datang dan mengajak korban berbicara di sudut toko yang saat itu sedang ramai pembeli.

“Terjadi cekcok mulut antara keduanya. Pelaku menanyakan keberadaan korban selama dua hari terakhir dan menuduh korban pergi dengan laki-laki lain. Emosi pelaku memuncak ketika korban mengakui bertemu dengan pria lain,” jelas IPTU Sumartono.

Lebih lanjut, IPTU Sumartono mengungkapkan bahwa pelaku ternyata sudah mempersiapkan senjata tajam. Parang sepanjang kurang lebih 60 cm disembunyikan di balik jaket hoodie hitam yang dikenakannya.

“Saat emosi memuncak, pelaku mengeluarkan parang yang gagangnya dibungkus tisu. Ia langsung menebas korban mengenai siku kiri dan punggung, lalu menggorok leher korban sebanyak tiga kali hingga korban meninggal dunia di TKP,” tambah Kapolsek.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu bilah parang, satu lembar hoodie hitam, satu unit handphone milik korban. Jenazah korban sempat dibawa ke Puskesmas Muara Wahau 2 untuk dilakukan visum.

Kini, terduga pelaku harus mendekam di sel tahanan Polsek Muara Wahau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia terancam pasal berlapis terkait pembunuhan dan penganiayaan berat yang direncanakan.

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.