Polsek Sangatta Utara Bersama Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Sangatta Selatan

oleh -4 Dilihat
oleh
Polsek Sangatta Utara Bersama Tim Gabungan Jinakkan Karhutla di Sangatta Selatan
banner 1024x768

KUTIMPOST.COM, Sangatta – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di kawasan BPUTK, Jalan Poros Bontang Kilometer 3, Desa Persiapan Pinang Raya, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Jumat (6/11/2026).

Tim Siaga Gabungan Karhutla bergerak melakukan pemadaman setelah menerima laporan kebakaran. Api yang sempat membesar dan meluas ke area lain akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.50 WITA.

Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan, titik api pertama kali terpantau sekitar pukul 12.57 WITA. Personel gabungan kemudian bergerak menuju lokasi pada pukul 15.00 WITA dan mulai melakukan pemadaman pukul 15.36 WITA.

“Dalam proses pemadaman, api sempat membesar dan meluas ke area lainnya sekitar pukul 16.05 WITA. Namun, berkat kerja sama seluruh personel gabungan dan masyarakat, api berhasil dipadamkan pada pukul 17.50 WITA,” jelas Bambang Eko.

Berdasarkan hasil laporan awal, kebakaran diduga dipicu aktivitas masyarakat yang membakar lahan secara diam-diam. Padahal, sosialisasi larangan membuka lahan dengan cara membakar telah berulang kali disampaikan kepada masyarakat.

Menurut Bambang, pembakaran lahan dapat memicu kebakaran yang lebih luas, bahkan berpotensi merambat hingga ke kawasan permukiman warga.

Proses pemadaman melibatkan personel BPBD, Kecamatan Sangatta Selatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LKK, Kelurahan Singa Geweh, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat.

Petugas mengerahkan tiga unit kendaraan pemadam dengan kapasitas air masing-masing 1.200 liter, 4.000 liter, dan 4.000 liter untuk mengendalikan kobaran api.

Dari kejadian tersebut, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai dua hektare. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan.

Kapolsek Bambang Eko mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ia juga mengajak warga segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan karena dampaknya dapat membahayakan lingkungan dan keselamatan warga,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.