Usulan Yang Belum Masuk SIPD Bisa Melalui Fokir Dewan

oleh -
Arfan, Jembatan Penghubung Dua Desa Sepaso Harus Dilanjutkan

SANGATTA, KutimPost.com – Usulan Yang Belum Masuk SIPD Bisa Melalui Fokir Dewan. Wakil ketua DPRD Arfan mengatakan, jika usulan belum masuk Musrembang, bisa lewat aplikasi DPRD

Disela sela sambutannya di Musrembang, Arfan mengatakan, “Dengan adanya program Aplikasi SIPD, kami anggota DPRD Kutim, sebenarnya sudah terlebih dahulu bertatap muka dengan masyarakat, dengan Istilah Reses,” Ungkapnya

Pada Musyawarah Pembangunan Desa (Musrembangdes), tingkat Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur, Dengan mengusung Tema “Peningkatan Infrastruktur desa Untuk Mendukung Daya Saing Ekonomi Daerah” yang resmi di Buka oleh H

Baca Juga :  DPRD Kutim Gelar Dua Paripurna ke-15 -16 Sekaligus

Wakil Ketua DPRD Kutim, Arfan, yang juga warga Bengalon, berharap agar pemerintah baru, dapat melanjutkan pembangunan jembatan ini. Sebab, ini akan membuka akses dua desa yang dipisahkan oleh sungai besar

“Jika jembatan bisa dilanjutkan, maka kedua desa akan terhubung. Bukan hanya kedua desa yang akan memanfaatkan, tapi jembatan ini juga akan membuka akses desa Sepaso Selatan ke desa lainnya,” tutur nya.

“Sebenarnya Musrembang dulu baru Reses, Dan alhamdulillah ini dulu baru Musrembang, Dan usulan usulan masyarakat yang sudah disampaikan melalui anggota DPRD Kutim, Alhamdulillah sudah masuk program lewat SIPD Sehingga nanti bisa disinkronisasikan Dengan hasil Musrembang ini, Tuturnya

Baca Juga :  Agusriansyah Pimpin Kepengurusan KKDB Kutim

“Harapanya permasalahan yang tidak sempat diakomodir atau tidak sempat masuk di musrembang, mungkin nanti bisa melalui aspirasi Anggota DPRD, Dalam hal ini agar kiranya bagi kepala – bisa berkoordinasi dengan anggota DPRD baik permasalahan usulan yang belum terealisasi bisa diakomodir melalui pokir Angotta DPRD ,terang Arfan. (Adv/pur)