BKPSDM Pastikan Seleksi JPTP Kutim Berjalan Profesional

oleh -601 Dilihat
oleh

SAMARINDA – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Kutai Timur berjalan dengan tingkat antusiasme tinggi. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim mencatat sebanyak 37 aparatur ambil bagian dalam kompetisi jabatan yang menjadi poros kepemimpinan strategi daerah tersebut.

Kegiatan penilaian kompetensi substantif yang berlangsung 24–27 November 2025 ini dilakukan dalam format asesmen terstruktur, meliputi penyusunan makalah dan wawancara yang menguji pemahaman visi pembangunan serta kualitas kepemimpinan. Tahapan ini dilaksanakan bekerja sama dengan BKD Provinsi Kaltim dan melibatkan asesor independen dari BKN.

Ketua Pansel sekaligus Sekretaris Kabupaten Kutim, Rizali Hadi, menekankan pentingnya integritas dalam seluruh proses seleksi. Menurutnya, pejabat yang akan menduduki posisi eselon II harus memenuhi kriteria profesional yang jelas.

“Seleksi ini bukan sekadar formalitas, tetapi memastikan ASN yang terpilih memiliki kompetensi serta mampu menjaga marwah birokrasi daerah,” ujar Rizali saat membuka asesmen di Samarinda.

Dari enam formasi yang dibuka, posisi Kepala Dinas Perkebunan menjadi yang paling ketat karena diikuti 11 peserta. Sementara formasi Kepala Dinas Kesehatan menjadi yang paling sedikit dengan empat peserta.

Penilaian akhir berupa pengurangan peserta menjadi tiga besar pada tiap formasi ditargetkan rampung dan diumumkan pada 3 Desember 2025. Para kandidat terbaik yang lolos nantinya akan masuk pada tahapan pengusulan nama kepada PPK sebelum ditetapkan secara resmi.

Misliansyah berharap publik mendukung proses seleksi yang berjalan berdasarkan prinsip merit agar jabatan strategis benar-benar dipegang oleh aparatur terbaik.

Dengan demikian, hasil akhir seleksi ini diharapkan memperkuat struktur kepemimpinan daerah dalam mendorong pelayanan publik yang berkualitas, transparan, serta mampu mengeksekusi program pembangunan di Kutim secara optimal.(Adv)

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.