Fashion Show Berbahan Limbah, Bukti Kutim Dorong Ekonomi Kreatif Hijau

oleh -99 Dilihat
oleh

SANGATTA – Sorotan publik dalam penutupan Festival Pesona Budaya (FPB) Kutai Timur (Kutim) 2025 tertuju pada pertunjukan unik Lomba Fashion Show Berbahan Limbah. Kompetisi ini menjadi simbol bagaimana budaya dapat beriringan dengan inovasi serta kesadaran lingkungan.

Acara yang digelar Minggu (23/11/2025) di Alun-alun Bukit Pelangi ini mengusung konsep fashion berkelanjutan. Para peserta ditantang menjadikan material bekas seperti plastik, kertas, dan kain sisa menjadi busana estetis yang layak tampil di atas panggung seni. Ribuan pasang mata menyaksikan kreativitas yang dituangkan dalam karya penuh pesan.

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman bersama Ketua TP PKK Kutim Siti Robiah turun langsung ke panggung menyerahkan piala dan piagam penghargaan bagi para juara, menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pengembangan kreativitas generasi muda.

Kadisdikbud Kutim, Mulyono, dalam momentum tersebut kembali menekankan keseimbangan pelestarian budaya dan ruang hiburan untuk masyarakat.

“Kesenian-kesenian tradisional bisa lebih kita tampilkan, permainan-permainan tradisional bisa kita lebih galakkan, sehingga budaya kita tetap lestari. Kami juga berharap hiburan perlu kita tingkatkan sebagai bentuk juga kita supaya seimbang,” ujarnya.

Keysha Adistia Amira dinobatkan sebagai Juara 1, sementara Jasmine Syafiqa Fateen dan Siti Aisyah Hafidzah masing-masing meraih Juara 2 dan Juara 3. Para pemenang menerima apresiasi hangat dari warga yang memadati area acara.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini memperkuat pesan bahwa isu lingkungan dapat dikomunikasikan melalui seni dan budaya. FPB 2025 pun ditutup dengan semangat kolaborasi dan harapan lahirnya lebih banyak kreativitas yang mendukung pembangunan berkelanjutan. (ADV)

Baca terus artikel kami di GoogleNews

No More Posts Available.

No more pages to load.