Sambutan Pertama Bupati Terpilih di DPRD Kutim

oleh -
Sambutan Pertama Bupati Terpilih Ardiansyah Sulaiman di DPRD Kutim
Sambutan Pertama Bupati Terpilih Ardiansyah Sulaiman di DPRD Kutim

KUTIMPOST.COM – Sambutan pertama Bupati terpilih di DPRD Kutim dalam rapat Paripurna ke IV. Jumat, (26/2/2021)

Usai di lantik menjadi Bupati dan wakil bupati periode 2021-2024, dan Kasmidi Bulang hadir dalam sidang paripurna DPRD Kutim ini

Menurut Joni sebagai Ketua DPRD Kutim sekaligus politik PPP ini, kedua institusi ini merupakan hasil pilihan rakyat Kutim untuk persatuan dan pembangunan Kutim yang lebih baik

“Sinergi antara kedua institusi baik itu DPRD dan Pemkab sangat penting, baik perencanaan pembangunan, penyusunan program strategis pembangunan daerah dan penyelesaian permasalahan yang ada di Kutim,” ucap Joni.

Baca Juga :  Korban Kebakaran, RT 40 Minta Dukungan DPRD Kutim Untuk Rumah Tinggal

Lanjutnya, agar kedepannya sinergisnya kedua lembaga penyelenggara pemerintah ini untuk persatuan dan pembangunan Kutim yang lebih baik

Dalam sidang Paripurna tersebut, di hadiri anggota DPRD dan Muspida, serta pejabat Pemkab Kutim

Selain itu, terlihat beberapa pendukung serta hadir dalam pidato pertama bupati di ruang sidang Paripurna

Ardiansyah dalam pidatonya akan merealisasikan program yang di usungnya dalam debat pilkada beberapa bulan yang lalu

“izinkan saya melanjutkan tongkat estafet dengan mengemban amanat masyarakat yang di pikul teramat berat dan penuh pertanggung jawaban baik di dunia dan akhirat kelak,” Ucapnya

Kita tidak ingin mengandalkan sumber daya alam yang bisa habis. Agrobisnis dan Agroindustri perlu kita tingkatkan. Lanjutnya

Baca Juga :  Ketua DPRD Kutim Inginkan Kejari Baru Bisa Bekerja Maksimal

Kutim di masa pendemiĀ  Covid-19 sekarang, kondisi perekonomian lagi terpuruk, Dia yakin kabupaten Kutim bisa bangkit dari segi agro bisnis dan pariwisata, Kaltim kaya akan hasil buminya terkhusus baik dari batu bara, dan masih banyak lagi yang bisa membangkitkan roda perekonomian di Kutim, Ungkap Ardiansyah dalam pidatonya

Kemudian, di akhir sambutannya ia memberikan sebuah pantun. “Sungai Mahakam airnya jernih, tempat orang memancing ikan, cukup sekian dan terima kasih wassalamualaikum warahmatullahiwabarakatu,” Tutupnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *