BPBD Kutim Bersama TNI-Polri Semprotkan Disinfektan di Sangatta Utara

oleh -
BPBD Kutim Bersama TNI-Polri Semprotkan Disinfektan di Sangatta Utara

SANGATTA, KUTIMPOST.COM – BPBD Kutim Bersama Semprotkan Disinfektan di Utara. Meningkatnya penyebaran paparan virus covid-19 yang sedang marak di Ibukota Jakarta, dan peningkatan penularan kasus di Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Kepala Pelaksana BPBD Kutim Syafruddin, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) Ari Jusnanta, didampingi Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) Irawan menjelaskan kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut.

“Karena secara nasional meningkatnya (kasus) covid-19, kami lebih mengutamakan pencegahan. Jadi kami melakukan koordinasi dengan instansi terkait TNI-Polri, dibantu Lanal serta Satpol PP melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Sangatta,” ujar Awang.

Baca Juga :  Satgas Semprot Desinfektan Sepanjang Jalan Yos Sudarso

Bersama tim gabungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kecamatan Utara, Kutim, Kaltim.

Hal ini bertujuan untuk mencegah adanya penambahan daftar pasien terpapar covid-19 di wilayah Sangatta. Diketahui beberapa hari terakhir, pada infografis penyebaran covid-19 secara nasional, Kabupaten Kutim mengalami peningkatan penularan kasus.

Kegiatan tersebut dijadwalkan selama dua hari, yakni pada 23-24 Juni 2021, dengan melibatkan 40 personil tim gabungan.

Dia menegaskan, BPBD berharap warga tidak menyepelekan adanya peningkatan kasus covid-19 di Kutim, dan tetap mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan prosedur protokol kesehatan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga :  Kasmidi : Supervisi KRYD Polda Kaltim Berikan Banyak Masukan

“Doakan saja kami tetap sehat bekerja bersama intansi terkait pencegahan covid-19 ini, baik itu dari TNI-Polri, Dinas Kesehatan, Dinsos, dan pihak terkait lainnya. Supaya kami tetap semangat, doakan saja masyarakat Kutai Timur,” harapnya.

Pihak pelaksana BPBD menambahkan, bukan hanya Utara, untuk ke depannya akan dijadwalkan rencana di kecamatan lain yang terdampak di Kutim.

“Imbauannya agar masyarakat tetap melaksanakan 3M, dan jangan sekali-kali menyepelekan terkait penyebaran covid ini,” pungkasnya. (adv)