Bupati Kutai Timur Serukan Perlawanan Terhadap Korupsi dalam Sosialisasi Hari Anti Korupsi Sedunia

oleh -546 views
oleh
banner 1024x768

Sangatta – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dengan tegas menyatakan bahwa korupsi masih menjadi ancaman serius bagi Bangsa Indonesia. Pada acara Sosialisasi Anti Korupsi dalam memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia pada Selasa (14/11/2023), Bupati mengingatkan akan urgensi melawan korupsi sejak dini, karena dampaknya akan sulit diatasi jika telah menggerogoti fondasi kehidupan, terutama di tengah masyarakat.

“Saya percaya korupsi bisa merasuk di berbagai kesempatan dan tempat. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri untuk tidak memberikan ruang bagi korupsi dalam kehidupan kita. Untuk mencegah dan bahkan menghapusnya, satu hal yang harus saya tekankan adalah kewaspadaan dan saling pengingat,” ujar Bupati Ardiansyah Sulaiman.

Menurut orang nomor satu di Kutim tersebut, untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dalam negara yang demokratis dan berkeadilan, kesadaran akan ancaman korupsi menjadi hal mendasar. Korupsi tidak hanya melanggar hukum dan etika, tetapi juga bertentangan dengan Hak Asasi Manusia karena merampas hak orang lain, memberikan dampak yang merugikan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Turnamen Volly Camat Sangkulirang Cup II, Wabup Kasmidi: Setiap Kecamatan akan Dibangun Stadion Mini pada Tahun 2025

“Publik perlu menyadari bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus kita lawan dengan cara yang luar biasa pula,” tegasnya dalam kegiatan yang bertema “Sinergi Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju.”

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pencegahan korupsi merupakan tugas yang berat namun harus dilakukan secara bersama-sama dan penuh komitmen. Dalam acara tersebut, KPK turut diundang sebagai bagian dari upaya pencegahan, menghadirkan pemateri bidang pencegahan dan Koordinator Wilayah Kaltim untuk memberikan wawasan.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Wakil Bupati Kasmdi Bulang, Sekretaris Kabupaten Rizali Hadi, serta Wakil Ketua I DPRD Kutim Asti Mazar, menunjukkan komitmen bersama dalam upaya pencegahan korupsi untuk membangun Kutai Timur yang lebih baik.

Baca terus artikel kami di GoogleNews