Cegah Bahaya Narkoba, Polsek Rantau Pulung Sasar TP PKK Dan Remaja

oleh -463 views
oleh
Cegah Bahaya Narkoba, Polsek Rantau Pulung Sasar TP PKK Dan Remaja
Kapolsek Rantau Pulung, Iptu Suyamto, memberikan edukasi dan efek dari penggunaan Narkoba. Minggu (25/6/2023)

KUTIMPOST.COM, Rantau Pulung – Cegah Bahaya Narkoba, Polsek Rantau Pulung Sasar TP PKK Dan Remaja. Bertempat di Balai Desa Rantau Makmur, Kecamatan Rantau Pulung, jajaran Polsek Ranpul mengadakan sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan Norkoba. Minggu (25/6/2023).

Kapolsek Rantau Pulung, Iptu Suyamto, mengatakan dalam kegiatan tersebut memberikan edukasi efek dari penggunaan Narkotika.

“Apabila sudah memakai Narkoba pasti akan terjadi masalah seperti konflik di dalam keluarga, finansial, masa depan hancur dan perubahan status apabila tertangkap oleh pihak yang berwajib,” tutur pria yang lama dibidang Narkotika ini.

Ia menambahkan, para pengguna Narkoba biasanya tidak aktif bersosialisasi dengan warga sekitar, tertutup, kurangnya iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Juga :  Nekat Jual Narkoba, Pria Ini Kali Kedua Berurusan Dengan Polres Kutim

“Tadi, kami dari Polsek Rantau Pulung, memberikan edukasi kepada peserta sosialisasi tentang bentuk, jenis dan nama obat yang tergolong Narkotika agar dipahami untuk dijauhi dan dihindari,” tambahnya.

Cegah Bahaya Narkoba, Polsek Rantau Pulung Sasar TP PKK Dan Remaja

Cegah Bahaya Narkoba, Polsek Rantau Pulung Sasar TP PKK Dan Remaja

Ditempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Rantau Makmur, Satino, mengucapkan terima kasih kepada Polsek Rantau Pulung, dan jajaran atas edukasi yang diberikan.

“Kami akan bekerjasama dengan semua pihak untuk sama-sama melakukan pencegahan dan penangulangan bahaya Narkoba. Setiap ada info akan kami berikan kepada bapak Kapolsek, bisa langsung atau WA japri,” tuturnya.

Baca Juga :  Simpan Sabu 0,63 Gram 2 Orang Ini Diamankan Polisi, Salah Satunya Residivis

Selain itu, Iptu Suyamto, juga menambahkan untuk mencegah terjadinya kebakaran, diharapkan masyarakat untuk tidak membakar rumput atau pohon saat membuka lahan.

“Kami menghimbau kepada warga masyarakat apabila melakukan pembukaan lahan pertanian atau perkebunan tidak dengan cara dibakar, karena saat ini terkait kebakaran hutan dan lahan merupakan atensi pimpinan yang dapat dipantau langsung melalui Aplikasi Lembuswana, pastinya langsung cari pelaku Pembakaran hutan dan lahan tersebut,” pungkasnya.