DPRD Kutim Gelar Rakor Dengan DPMD Demi Sukseskan Pilkades Serentak

oleh -

SANGATTA, KutimPost.com. - gelar rapat koordinasi (Rakor) bersama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) atau Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) di ruang hearing Sekretariat DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Senin (31/5/2021).

Rapat tersebut digelar demi menyamakan semangat dan pemahaman serta memantapkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada Oktober 2021 mendatang.

Ketua Bampemperda DPRD Kutim, ,mengatakan  “Agenda ini kita laksanakan dengan berbagai macam masukan dari masyarakat, termasuk calon-calon yang ada, membahas beberapa bersoalan, kita hari ini menyamakan pemahaman dengan dinas terkait.jelasnya.

Baca Juga :  Adi Sutianto Berharap Hasil Musrenbang jadi Prioritaskan

Terkait dengan yang akan digelar pada Oktober 2021 mendatang rencananya dikuti sebanyak 62 desa, ini dinilai perlu mendapat perhatian khusus, mulai dari tahapan, netralitas panitia hingga teknis penerapan Pilkades di tengah pandemi Covid-19.

Dalah hal ini, “Artinya baik secara tahapan, regulasi yang digunakan itu kita sepahami bersama, masukan-masukannya tentunya bagaimana panitia dalam hal ini dinas terkait betul-betul secara profesional, porporsional dalam menjalankan pemilihan ini dengan baik,” ujar Agusriansyah.

Hal ini bertujuan, agar tidak terjadi pemicu yang dapat menimbulkan kekacauan dalam peneyelanggaraan serentak, namun terlaksana secara kondusif, aman dan damai. Terangnya.

Baca Juga :  Joni, Ajak Masyarakat Tingkatkan Prokes

Kemudian ia juga menjelaskan “Dalam rangka menghindari, meminimalisir, kalau perlu tidak ada persoalan-persoalan implikasi daripada Pilkades, Artinya tetap berjalan secara secara kondusif, aman dan damai berdasarkan rull dan regulasi yang mengaturnya,” ucap legislator PKS tersebut.

Sementara itu dikatkannya, pada prinsipnya DPMD atau P2KD siap menyelenggarakan serentak dengan baik, sesuai dengan aturan yang ada. Mereka berkomitmen untuk melaksanakan tugas dengan profesional dan porporsional, tak perlu ada kekahawatiran atas pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.ungkap Agusriansyah.(ADV)