Kasmidi Minta Perusahaan Kerjasamanya untuk Membangun Kutim

oleh -608 views
oleh
Kasmidi minta perusahaan kerjasamanya

KUTIMPOST.COM, Regional – Kasmidi Minta Perusahaan Kerjasamanya untuk Membangun Kutim.

Wakil Bupati (Wabup) Kutai Timur (Kutim) Sekaligus Ketua Badan Pelaksana MSH-CSR Kutim, Kasmidi Bulang, resmi membuka acara CSR Gathering di Ballroom Hotel Mercure Samarinda Senin (31/7/2023).

Dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kegiatan hari ini adalah lanjutan daripada rapat koordinasi (Rakor) di Denpasar Provinsi Bali pada tanggal 8-9 Desember 2022 lalu, dan tentunya ada beberapa hasil dari diskusi pada saat itu.

Kemudian ia menginformasikan bahwa pada tanggal 01 Agustus 2023 kemarin sudah diadakan penajaman lagi terkait CSR Gathering ini.

Baca Juga :  Marak Obat Penyebab Gagal Ginjal, Ini Penjelasan Kadinkes Kutim

“Alhamdulillah pembahasan terkait kegiatan CSR Gathering ini kita bahas lebih tajam,” tegas Kasmidi Bulang.

Ia mengaku bahwa, MSH-CSR Kutim adalah sebagai media informasi, dan apa-apa saja yang mungkin ada beberapa program dari pemerintah daerah (Pemda) Kutim yang belum bisa tercover oleh anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

Ia meminta kepada seluruh perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam forum MSH-CSR Kutim untuk mensupport kegiatan yang mana bisa dilakukan.

“Mungkin saja ada beberapa program penguatan dan juga harus kita support bersama karena ini adalah bagian dari pada pembangunan secara umum untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan keamanan secara umum.

Baca Juga :  Ardiansyah KUA dan PPAS Penting untuk Diwujudkan

Menurutnya, jiga kegiatan ini tidak dilakukan sinergitas atau gotong royong maka terjadi ketimpangan. Oleh karena itu maka usaha juga perlu diamankan dari sisi administrasinya.

Selain itu, Kasmidi juga mengucapkan terima kasih kepada tiga perusahaan yakni, PT. Indexim Cialindo, PT. Ganda Alam Makmur (GAM) dan PT. Kalimantan Prima Persada (KPP) yang sudah mensuport CSR Ghatering.

Kemudian ia berharap bahwa kegiatan dan silaturahmi ini kedepannya terus berjalan antara pemerintah dan perusahaan. “Sehingga, pembagunan di Kutim terus berjalan dan sustainable,” harapnya. (Adv)