Kasmidi: Pemkab Kutim Terus Mensuport PERHAPI

oleh -690 views
oleh
Kasmidi: Pemkab Kutim Terus Mensuport PERHAPI

KUTIMPOST.COM, Regional – Kasmidi: Pemkab Kutim Terus Mensuport PERHAPI. Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi tuan rumah Temu Profesi Tahunan (TPT) ke 32 Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) di Hotel Mercure Ruang Crystal Ballroom II Samarinda.

Pertemuan itu mengusung tema “Tata Kelola Pertambangan Untuk Ketahanan Ekonomi Menuju Indonesia Unggul 2045”.

Turut hadir Wabup Kutim Kasmidi Bulang, pembicara temu profesi PERHAPI, Randy Arif, Direktur Pengembangan Potensi Daerah BKPM RI, Suhartono, Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Ditjen Minerba KESDM, Rifky Setiawan, Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Marves, Liliek Widodo, Direktur Industri Logam, Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian RI, Sigit Rekantoro dan seluruh PERHAPI.

Kasmidi Bulang mengatakan, hadirnya para ahli pertambangan dalam acara ini tentunya untuk memberikan support terhadap dunia pertambangan di Indonesia.

“Kebetulan S1 saya Sarjana Tambang (ST). Jadi hadir untuk bersilaturahmi dan disini banyak sekali diskusi-diskusi serta dialog yang sangat bermanfaat bagi Indonesia,” jelasnya.

Kata dia, Pemkab Kutim selalu mensuport dilaksanakannya kegiatan-kegiatan TPT PERHAPI ini, juga PT KPC akan terus mensuport.

Baca Juga :  Diklat Teknis Kearsipan, Wabup Kasmidi Minta Perangkat Daerah Tertib Arsip

“Apalagi diketahui bersama APBD Kutim sekitar 87 persen Dana Bagi Hasil (DBH) bersumber dari sektor tambang, Migas dan Batubara,” ucap orang nomor dua Kutim itu.

Wakil Ketua Umum PERHAPI Sudirman Widhy Hartono mewakili Ketua Umum mengatakan pengelolaan pertambangan merupakan hal yang penting dan strategis mengingat Bangsa Indonesia memiliki Sumber Daya dan Cadangan yang cukup besar.

“Ada beberapa permasalahan yang harus dibenahi bersama-sama guna meningkatkan tata kelola pertambangan. Sejak disahkannya UU Minerba Nomor 3 tahun 2020 yang merupakan revisi dari UU Nomor 4 tahun 2009, banyak permasalahan substansi yang berubah dalam pengelolaan pertambangan di negara kita, salah satunya perizinan ditarik ke pemerintah pusat,” tegasnya.

Lebih jauh ia berharap, di TPT ini akan banyak masukan yang positif dan konstruktif yang dapat diambil dari hasil diskusi para profesional tambang guna membantu pihak pemerintah dalam meningkatkan tata kelola pertambangan bersama stakeholder.

Baca Juga :  Manfaatkan Limbah Organik, SDA Setkab Kutim Sosialisasi Budidaya Jamur Tiram Putih

“PERHAPI juga mendorong pemerintah untuk melakukan penguatan kelembagaan dan infrastruktur, peningkatan SDM, perangkat regulasi serta paket insentif di sektor industri hilir,” ungkapnya.

Terakhir dikatakan, PERHAPI juga menekankan kepada para segenap profesional pertambangan untuk tetap menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, kredibilitas dan akuntabilitas dalam menyajikan data terkait sumber daya cadangan dan mineral batubara serta akan menjalankan praktek pertambangan secara baik dan bertanggungjawab.

Ketua Panitia TPT Ahmad Helmi berharap pada kegiatan ini diharapkan dapat diperoleh suatu strategi pengelolaan mineral dan batubara yang baik. Sehingga dapat memberikan kontribusi positif untuk kemajuan dan kemakmuran bangsa Indonesia dan Kaltim pada khususnya.

Ia mengaku, TPT PERHAPI 2023 ini diikuti 26 perwakilan daerah seluruh Indonesia serta urusan dari beberapa perusahaan Asosiasi Profesi dan undangan lainnya.

“Semoga kegiatan ini dapat merekomendasikan tata kelola pertambangan yang baik dan benar sehingga akan berdampak positif bagi masyarakat Kaltim,” beber Ahmad.