Perlu Normalisasi, Hasbullah Yusuf : Usulkan Ke PU Normalisasi Drainase Kota Sangatta

oleh -
Anggota DPRD Kutim Hasbullah Yusuf. Kutimpost.com

Kutimpost.com. SANGATTA – Perlu Normalisasi, Hasbullah Yusuf : Usulkan Ke PU Normalisasi Drainase Kota

Di sebagian kota besar, air menjadi permasalahan yang cukup serius terlebih lagi saat musim penghujan. Saluran air yang tersumbat, akan mengakibatkan luapan air tidak bisa mengalir dengan lancar

Hal tersebut, yang membuat anggota DPRD Kutim H ikut prihatin atas kondisi drainase yang kurang diperhatikan

“Masalah ini sudah sampaikan ke Dinas Pekerjaan Umum (DPU) bahwa harus segera ada normalisasi. Normalisasi ini penting karena sudah mampet,” Katanya saat berbincang dengan media kutimpost.com, didepan GSG Bukit Pelangi. Jumat, (19/3/2021)

Baca Juga :  Bantu Korban Kebakaran, Ketua DPRD Kutim : Semoga Bisa Meringankan Beban Warga Yang Terdampak

Anggota DPRD dari Partai PPP ini juga pernah menyampaikan permasalahan tersebut, saat masih menjadi anggota dewan periode 2014-2019

Menurutnya, banyak dranase mampet dan tersumbat, sehingga saat terjadi hujan dan banjir mengakibatkan jalan-jalan kota dan gang-gang tergenang air hingga menggangu aktivitas warga

“Sejak periode saya jadi anggota dewan 2014-2019 sudah mengusulkan dan meminta Dinas PU untuk melakukan drainase, namun sepertinya belum terealisasi, makanya saya desak lagi,” ucapnya

Lanjutnya, bukan jalannya yang tetapi drainasenya yang dibutuhkan segera agar tidak terjadi genangan air saat hujan dan banjir. Karena biarpun jalannya bagus kalau drainasenya buruk dan mampet tetap saja airnya buntu kalau banjir

Baca Juga :  Sobirin Bagus Anggota DPRD Kutim Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa

Ditambahkan Hasbullah Yusuf, kebetulan dirinya terpilih menjadi anggota DPRD dari  saya di dapil 1 Kota Sangatta. Jadi dirinya akan lebih fokus pada infrastruktur saja, seperti jalan, drainase.

“Saya ini kan terpilih dari dapil 1 kota, jadi drainase ini wajib saya perjuangkan, selain sebagian juga mengakomodir aspirasi dari paguyuban dan warga,” tutupnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *