Aksi Sapta Pesona 2022, Dispar Kutim Bersihkan Pantai Teluk Lombok

oleh -224 views
oleh

SANGATTA- Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) tampaknya tidak main-main dalam mempersiapkan sektor pariwisata untuk menjadi salah satu tulang punggung perekonomian bagi daerah kedepan.

Persiapan terus dilakukan, dengan melibatkan seluruh stekholder guna mewujudkan daerah tujuan wisata yang mampu menarik minat masyarakat untuk terus berkunjung, terbaru melalui Dinas Pariwisata berkolaborasi dengan Masyarakat Sadar Wisata (Masata) menggelar Aksi Sapta Pesona 2022 bertajuk bersih-bersih pantai Teluk Lombok.pada Rabu (07/12/2022)

Acara yang dihadiri Bupati Ardiansyah Sulaiman ini diawali dengan menanam tunas pohon kelapa dibibir pantai yang diikuti oleh undangan lainnya antara lain Danlanal Sangatta Letkol Laut (P) Shodikin, Anggota DPRD komisi D Asmawardi, Kadispar Nurullah, Camat Sangatta Selatan, manajemen Pertamina beserta beberapa komunitas dan masyarakat sekitar yang dilanjutkan dengan membersihkan pantai.

Baca Juga :  Wabup Kasmidi Bulang Jadi Ketua Kontingen Kutim di Porprov 7 Berau

Bupati dalam kesempatan itu mengatakan, aksi bersih-bersih Teluk Lombok merupakan langkah awal untuk mengembalikan kejayaan pantai yang pernah menjadi idola destinasi wisata masyarakat Kutim bahkan warga dari luar daerahdaerah, agar kembali di kunjungi oleh wisatawan.

“Terkait insiden buaya yang menyebabkan terjadinya korban jiwa, saya sudah perintahkan Kadispar untuk segera membuat kajian dan rekayasa pengamanan agar bisa memberikan keamanan bagi pengunjung,” tegasnya.

Selain itu, dirinya meminta agar dihadirkan tim keamanan yang dilengkapi dengan peralatan yang memadai sebagai bagian dari antisipasi serta memberikan rasa aman bagi pengunjung.

Baca Juga :  GOW Kutim Gelar Pelatihan Pembuatan Ecoprint Keramik

Ditempat yang sama Kadispar Nurullah mengatakan, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat khususnya pemerhati wisata yang ada di Kutim, selain itu, kawasan pantai Teluk Lombok menjadi salah satu destinasi unggulan dari 30 yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).selain pulau Miang dan Teluk Prancis.

“Ini wujud kepedulian pemerintah untuk membangkitkan kembali obyek wisata yang aman sejuk tertib Indah bersih nyaman dan mampu memberikan kenangan bagi pengunjung yang datang, ” pungkasnya. (G-S08)