Bupati Ardiansyah: Pentingnya Menjaga Kedamaian dalam Keberagaman Masyarakat

oleh -486 views
oleh

Sangatta – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, meresmikan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Kabupaten Kutai Timur. Acara ini diadakan di Ruang Pelangi, Hotel Royal Victoria, Sangatta pada Rabu, (25/10/2023).

Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan pentingnya komitmen dan kemampuan tinggi dalam merajut keberagaman menjadi satu kesatuan utuh, khususnya sebagai generasi penerus pembangunan bangsa.

“Kita, sebagai bangsa yang besar, harus memiliki komitmen dan kemampuan dalam menyatukan keberagaman menjadi satu kesatuan yang utuh. Ini menjadi modal dasar kita untuk terus mengantarkan negara ini menjadi bangsa yang besar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Buka Bimtek PPID, Wabup Kasmidi; Sediakan Informasi Lengkap

Dalam kegiatan ini, yang juga melibatkan deklarasi dan penandatanganan komitmen untuk menjaga kedamaian menjelang Pemilu serentak tahun 2024, Bupati Ardiansyah menyoroti pentingnya menjaga kedamaian dalam keberagaman masyarakat yang berasal dari berbagai suku, budaya, agama, serta etnis yang berbeda.

“Salah satu rajutan kedamaian kita bisa temukan melalui FKUB. Dan yang perlu diingat, keberagaman menjadi sebuah keniscayaan, sehingga kita tidak perlu lagi kita bicarakan dalam konteks untuk mencoba membuat air keruh di dalamnya dan yang harus kita upayakan adalah bagaimana kedepan agar terus lebih baik lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia pelaksana kegiatan, Sirajuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dengan rangkaian acara meliputi deklarasi damai Pemilu 2024, pengukuhan pengurus FKUB Kutim, serta Rapat Koordinasi (Rakor) seluruh jajaran FKUB. Rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi program yang berjalan dan merencanakan program kerja di tahun-tahun mendatang dengan melibatkan narasumber dari KPU dan Bawaslu Kutim.

Baca Juga :  Program KIM Dukung Pemerintah Edukasi Masyarakat

“Harapannya, hasil dari Rakor ini akan menjadi kerangka kerja yang dapat diimplementasikan di tahun-tahun mendatang. Narasumber yang hadir diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada pengurus FKUB di seluruh Kabupaten Kutai Timur,” jelasnya.