Bupati dan Wabup Kutim Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan

oleh -628 views
oleh
Bupati dan Wabup Kutim Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan
banner 1024x768

KUTIMPOST.COM, Sangatta Selatan – Bupati dan Wabup Kutim Dorong Masyarakat Manfaatkan Pekarangan. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, dan Wakil Bupati, Kasmidi Bulang, mengajak masyarakat Kutai Timur agar memanfaatkan pekarannya untuk menanam tanaman toga dan sayur-sayuran.

Disampaikan usai memanen sayuran serta ikan dan udang, Ardiansyah mengajak masyarakat Kutai Timur untuk menggiatkan pemanfaatan pekarangan rumah, baik melalui sistem hidroponik ataupun polybag.

Sebagai contoh, tadi Ardiansyah telah memanen bahan makanan yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) seperti sayuran hijau, terong, cabai hingga ikan-ikanan.

“Sudah kita berikan (surat edaran) dorongan menanam di pekarangan, dan masyarakat ini yang aktif di Kampung Kajang (Kecamatan Sangatta Selatan),” ungkapnya, Selasa (17/10/2023).

Baca Juga :  Kebakaran di Bengalon, Kasmidi Turun Berikan Bantuan Sembako

Lanjutnya, masyarakat di Kampung Kajang, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutai Timur telah berhasil menjadi juara di tingkat Provinsi Kalimantan Timur lantaran berhasil memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran hidroponik.

Tak hanya itu, ia juga menyaksikan masyarakat tersebut telah mengembangkan hasil dari penanaman hidroponik hingga dijual di pasaran.

Sementara itu, Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang menambahkan bahwa pemanfaatan lahan seperti di pekarangan Dinas Ketahanan Pangan, dapat menjadi motivasi masyarakat agar pekarangannya lebih produktif.

“Apalagi di musim seperti ini (el nino) menjadikan kebun masyarakat, lahan masyarakat (pertanian) itu gagal panen, dengan adanya begini memberikan motivasi kepada kita untuk memanfaatkan pekarangan rumah kita,” terangnya.

Baca Juga :  Tekan Inflasi Daerah, Pemkab Kutim Gelar Operasi Pasar Murah

Lebih jauh, maksud orang nomor dua di Kutai Timur itu berharap agar masyarakat memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran, ternak ikan, udang dan lainnya.

Sebab di musim cuaca yang cukup ekstrim seperti saat ini, tidak bisa dipungkiri bahwa banyak petani yang tidak bisa panen.

“Makanya kita harus antisipasi dengan kegiatan begini (pasar pangan murah dan pemanfaatan pekarangan), mudah-mudahan ini segera berlalu dan kita optimis mampu melewatinya,” pungkasnya.

Baca terus artikel kami di GoogleNews