Fraksi PPP Hepnie, Soroti Permasalahan Air Bersih

oleh -
PEMKAB KUTIM

SANGATTA, KutimPost.com –Sidang paripurna ke 8 ini merupakan penyampaian pandangan umum fraksi mengenai, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutim Tahun 2021-2026.

Pandangan Umum Fraksi PPP disampaikan langsung oleh H dalam rapat paripurna ke-8 di Gedung DPRD Kutim. Kamis, (22/4/2021).

Dalam rapat tersebut, Fraksi PPP menyebutkan, tuntutan pembangunan Kutai Timur ke depan tidak hanya mengedepankan salah satu sektor seperti perkebunan kelapa sawit, tetapi harus dapat menjawab pembanguan pertanian dalam arti luas, sehingga sektor kehutanan, perikanan dan kelautan, peternakan serta pertanian harus dikembangkan secara harmonis dan terpadu dan tidak menimbukan ketimpangan pembangunan.

Baca Juga :  Tiga Langkah Strategis Bupati Kutim Sederhanakan Birokrasi

Adanya ketimpangan pembangunan yang hanya mengandalkan satu atau dua sektor yang memanfaatkan lahan dalam skala luas tersebut, dapat menimbulkan permasalahan baru, seperti konflik pemanfaatan lahan, polemik tata batas wilayah kecamatan dan desa, semakin berkurangnya ketersediaan lahan pertanian serta degradasi lingkungan.

Selain itu, permasalahan instalasi air bersih untuk suplai ke masyarakat juga menjadi perihal yang harus di perhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Ungkap H Hasbullah dalam pandangan umum Fraksi PPP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *