Fraksi Amanat Keadilan Berkarya DPRD Kutim RPJMD Bisa Berjalan Sesuai Harapan

oleh -
Komunitas Shodaqoh dan Perguruan Silat PSHT Berbagi Rezeki Dampak Wabah Covid 19 kutim post
Kutim Post - Komunitas Shodaqoh dan Perguruan Silat PSHT Berbagi Rezeki Dampak Wabah Covid 19 kutim post
PEMKAB KUTIM

SANGATTA, KutimPost.com. – Rapat paripurna Ke 6 DPRD Kutai Timur, dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Nota Pengantar Rancangan Awal RPJMD Kutai Timur 2021-2026, berlangsung di ruang sidang utama Gedung DPRD Kutim. Rabu, (21/4/2021).

DPRD Kutai Timur, saat pandangan umum di sampaikan oleh juru bicara Basti Sangga Langi dari Partai Amanat Nasional (PAN)

“Sebelum membacakan pemandangan umum ini, perkenankan kami dari mengucapkan Selamat Hari Kartini 21 April 2021. Sebab, pelaksanaan sidang paripurna hari ini bertepatan dengan perayaan Hari Kartini,” sambutan Basti dalam sidang ke-6.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini, Dinsos Dan BPBD Salurkan Bantuan Bencana Banjir

Untuk diketahui bersama, bahwa RPJMD adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 (lima) tahun terhitung, sejak di lantik sampai dengan berakhirnya masa jabatan Kepala Daerah.

RPJMD merupakan penjabaran visi, misi dan program Kepala Daerah yang berpedoman kepada RPJPD dan mengacu pada hasil evaluasi pembangunan 5 (lima) tahun sebelumnya.

Penyusunan perencanaan pembangunan diamanatkan oleh Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

Berdasarkan hal tersebut, maka secara tidak langsung RPJMD mengacu pula pada RPJPN serta RPJPD dan RPJMD Provinsi Kalimantan Timur, yang untuk tahun 2018-2023 ini adalah ‘Berani Untuk Kaltim Berdaulat’.

Baca Juga :  Arang Jau : 8 Kecamatan di Kutim Dapil Minta Infrastruktur

RPJMD Kabupaten Kutai Timur juga mengacu pada dokumen RT RW, dan kajian lingkungan hidup strategis RPJMD. Dengan memperhatikan rencana target pencapaian pada tujuan pembangunan berkelanjutan, daya dukung daya tampung daerah dan -isu strategis serta permasalahan daerah terkait. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *