Musrenbangcam di Telen, Bupati Minta Maksimalkan Penggunaan Program Rp.50 Juta/RT

oleh -393 views
oleh
Musrenbangcam di Telen, Bupati Minta Maksimalkan Penggunaan Program
banner 1024x768

KUTIMPOST.COM, Telen – Musrenbangcam di Telen, Bupati Minta Maksimalkan Penggunaan Program Rp.50 Juta/RT.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman meminta kepada seluruh kepala desa (Kades) dan ketua Rukun Tetangga (RT) untuk memaksimalkan penggunaan program Rp 50 juta per RT guna mendukung program pembangunan di wilayah masing-masing.

“Silahkan gunakan dana itu untuk pembangunan, Rp 40 juta bisa untuk bangun infrastruktur skala kecil , ” ujar Ardiansyah saat membuka Musrenbangcam Telen, pada Kamis (02/03/2023)

Dalam kegiatan yang di gelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) kantor Camat Telen itu, Ardiansyah mencontohkan dana RT tersebut bisa digunakan untuk penerangan jalan lingkungan, Posyandu, infrastruktur jalan dan pembangunan lain di wilayah RT masing-masing.

Baca Juga :  Siswa SMPN 1 Sangatta Utara Gelar Pesta Karya 2022

” Pengerjaannya bisa di lakukan secara gotong royong bersama seluruh warga RT setempat sehingga mampu mengurangi biaya pembangunan, “ujarnya dihadapan Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Kepala OPD serta undangan yang hadir.

Sedangkan untuk penggunaan Dana Rp 10 juta, Ardiansyah menyebut bisa digunakan untuk pemberdayaan serta peningkatan ketrampilan warga terutama bagi masyarakat yang masih dibawah garis kemiskinan.

“Terutama bagi warga yang belum punya pekerjaan dan tidak memiliki penghasilan yang tetap, merekalah yang perlu kita berdayakan, ” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Ardiansyah juga meminta kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPDes) untuk terus melakukan evaluasi terhadap masyarakat penerima manfaat program dana Rp 50 juta per RT tersebut.

Baca Juga :  Kabag PBJ Kutim Hadiri Konsolidasi Dukungan LKPP dalam Upaya Pengembangan Wilayah di Kaltim

“Misalnya kalau ada warga sudah mengikuti pelatihan jahit melalui program ini ( Rp 50 juta/ RT) tapi belum punya alatnya, nanti kita akan coba berikan mesin jahit, ” bebernya.

Baca terus artikel kami di GoogleNews