Pelantikan 35 Pengurus PBSI Kutim, Bupati : Tingkatkan Prestasi

oleh -
Pelantikan 35 Pengurus PBSI Kutim Bupati Tingkatkan Prestasi

SANGATTA, KUTIMPOST.COM – Pelantikan 35 Pengurus PBSI Kutim, Bupati meminta peningkatan prestasi. Ketua Umum Pengprov PBSI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ahmad Junaidi, Sabtu (12/6/2021) di ruang Meranti, melantik 35 orang pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), masa bakti 2020-2024.

Pelantikan tersebut, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua Umum Pengprov Provinsi Kaltim, Nomor 152/1.3.22/IV/2021, terpilih menjadi Pengkab PBSI Kutim.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Ardiansyah Sulaiman, didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang, Forkopimda, serta Ketua Pengurus Cabang Olahraga lainnya yang ada di Kutim.

Dihadapan pengurus yang baru dilantik tersebut Ardiansyah mengatakan, kedepan ada tantangan yang besar. Pada kejuaraan Porprov, Kutim bisa menorehkan prestasi yang luar biasa. Sehingga, Ia berharap prestasi itu bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas, Dinas Pendidikan Kutim Bagikan 1050 Takjil

“Untuk itu, saya minta agar pembinaan atlet bulu tangkis Kutim harus di mulai dari tingkat anak- anak, remaja dan dewasa. Dia juga berharap agar PBSI sering mungkin untuk melaksanakan turnamen, untuk menjaring atlet yang berprestasi,” ujarnya.

Pelantikan 35 Pengurus PBSI Kutim

Tidak hanya pada Cabor PBSI saja, sambung Ardiansyah. Tetapi, Cabor lainnya agar bisa membina atlet, untuk persiapan Porprov di Berau. Sehingga siap untuk membawa nama Kutim.

Ditempat yang sama, Ketua Pengkab PBSI Kutim mengatakan, PBSI Periode 2020-2024 mengusung misi “Menata PBSI Meraih Prestasi Untuk semua”. Dia bersama pengurus bertekad membangun PBSI bisa lebih maju lagi.

Baca Juga :  Dinkes Siapkan 2.000 Alat Tes Rapid Antigen Gratis, Cegah Penyebaran Covid-19 di Kutim

Menurutnya, Kutim mempunyai potensi bibit atlet yang mampu berprestasi. Untuk bisa lomba di tingkat yang lebih tinggi, perlu adanya pembinaan atlet, di mulai dari tingkat desa-desa dan kecamatan yang ada di wilayah Kutim.

“Kami menyadari dalam meningkatkan bulu tangkis Kutim, tentu bukan suatu pekerjaan yang mudah dan ringan. Perlu pengorbanan, tenaga dan pikiran serta memerlukan dana, sarana dan prasarana,” tutupnya. (adv)